Home
Login.
Artikelilmiahs
8855
Update
GUSTAMA NILASARI
NIM
Judul Artikel
PENGARUH LAMA PENGOVENAN DAN PROSES PENGEPRESAN TERHADAP KUALITAS TEPUNG KACANG TANAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kebutuhan beberapa jenis bahan pangan cenderung mengalami peningkatan, seperti pangan hewani, minyak dan lemak, gula, sayur, buah, kacang-kacangan, dan bahan pangan lainnya. Kacang tanah merupakan salah satu bahan pangan yang berperan dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional sebagai sumber protein nabati, minyak, dan nutrisi lainnya. Laju permintaan kacang tanah semakin meningkat hingga melebihi produksi, namun pengembangan kacang tanah belum banyak dilakukan oleh masyarakat luas. Penelitian ini mencoba melakukan pengembangan kacang tanah dengan mengolah kacang tanah menjadi tepung. Tepung kacang tanah merupakan produk setengah jadi yang dibuat melalui proses pengeringan dan penggilingan hingga menjadi butiran-butiran halus yang kering. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama pengovenan dan proses pengepresan terhadap kualitas tepung kacang tanah yang dihasilkan. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor, yaitu lama pengovenan 3, 5, 7 jam dan proses pengepresan dipres dan tidak dipres. Variabel yang diukur yaitu sifat fisik tepung kacang tanah yang terdiri atas rendemen, derajad putih, densitas kamba dan kadar air tepung kacang tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama pengovenan dan proses pengepresan berpengaruh sangat nyata terhadap sifat fisik tepung kacang tanah. Lama pengovenan 3 jam dengan perlakuan pengepresan menghasilkan kualitas tepung kacang tanah terbaik, yaitu rendemen sebesar 89,71 %; derajad putih 35,33; densitas kamba 1,39 dan kadar air 6,84 %
Abtrak (Bhs. Inggris)
Necessity of some food substancehas increased, such as animal food, oil and fat, sugar, vegetable, fruit, legumes, and others. Peanut is one of food substance has a role to comply national food necessity as source phyto-protein, oil and other nutrition. Demand rate of peanut has increased until exceed production, but processing of peanut hasn’t been done by society. The research tried to expand the peanut by producing peanut flour. Peanut flour is half-cooked product made by drying and milling process so that it became flour which is dry. The research is aimed to know the effect of drying time and pressing peanut on flour quality. The research had been perfomed using experimental method of Completely Randomized Design (CRD) with two factors which drying time were 3, 5, 7 hours and pressing: press and no press. The variable measured are physical characteristic of peanut flour, such as rendement, brightness, bulk density and water content of peanut flour. The results showed that drying time and pressing gave significant effect on the physical characteristic of peanut flour. Three hours drying time by pressing gave the best and acceptable quality on the peanut flour which are rendement is 89.71 %; brightness is 35.33; bulk density is 1.39 and water content is 6.84 %.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save