Home
Login.
Artikelilmiahs
8810
Update
MUCHLIS NUGROHO
NIM
Judul Artikel
STATUS PENCEMARAN MUARA SUNGAI LOJI KOTA PEKALONGAN DAN PERAIRAN SEKITARNYA BERDASARKAN KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) DALAM AIR DAN SEDIMEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Limbah industri dan aktivitas pelabuhan merupakan sumber utama pencemaran yang terjadi di Muara Sungai Loji Kota Pekalongan dan Perairan Sekitarnya. Limbah tersebut berasal dari aktivitas pelayaran, perbaikan kapal dan pengisian bahan bakar. Logam berat (timbal) Pb merupakan salah satu jenis limbah yang dihasilkan dari aktivitas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat Pb pada badan air dan sedimen, serta untuk mengetahui status pencemaran di Muara Sungai Loji Kota Pekalongan dan Perairan Sekitarnya. Metoda yang digunakan adalah metode survei dengan teknik Purposive Random Sampling. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan logam Pb pada badan air berkisar antara 1 – 4 µg/L, dan kandungan logam Pb pada sedimen berkisar antara 1,61 – 4,74 mg/kg. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa stasiun pengamatan di Muara Sungai Loji Kota Pekalongan dan Perairan Sekitarnya belum tercemar.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Waste industry and port activity is a major source of pollution that occurs in Loji estuary, Pekalongan and its surrounding waters. The waste comes from cruise activity, ship repairment and refueling. Heavy metals (lead) Pb is one type of waste generated from such activities. This study aims to determine the heavy metal content of Pb in sea water and sediments, as well as to find out the pollution status in the Loji estuary, Pekalongan and its surrounding waters. The method used was a survey method with purposive random sampling technique. Data were analyzed descriptively and tested using the F-tested. The results showed that the metal content of Pb in sea water were ranging from 1 – 4 µg / L, and the metal content of Pb in sediments were rangin from 1.61 to 4.74 mg / kg. The results indicated that observation station in Loji estuary, Pekalongan and its surrounding waters were considered unpolluted.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save