Home
Login.
Artikelilmiahs
8797
Update
WINDA ASTUTI
NIM
Judul Artikel
EFEK PEMBERIAN CURCUMIN TERHADAP DERAJAT NYERI PENDERITA DISMENORE PRIMER PADA REMAJA USIA 18-20 TAHUN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK EFEK PEMBERIAN CURCUMIN TERHADAP DERAJAT NYERI PENDERITA DISMENORE PRIMER PADA REMAJA USIA 18-20 TAHUN Dismenore Primer adalah nyeri haid yang dijumpai tanpa kelainan pada alat-alat genital yang nyata, yang timbul sebelum atau bersamaan dengan permulaan menstruasi dan berlangsung dalam beberapa jam. Derajat nyeri dismenore primer bisa berkurang salah satunya dengan mengkomsumsi produk-produk herbal. Salah satu produk herbal yang bisa dikomsumsi yang mengandung curcumin. Curcumin adalah metabolic sekunder yang termasuk golongan karanoid yaitu zat warna yang larut dalam lemak, dan dari beberapa penelitaian khasiat curcumin antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek curcumin terhadap derajat dismenore primer pada remaja usia 18-20 tahun yang dilakukan pada mahasiswa Jurusan Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, yaitu jenis Quasi Experimental Design. dengan uji T-Tes berpasangan yang memilik rancangan dengan menggunakan pretest and posttest with control group design yang dilakukan pada subjek yang menderita dismenore primer dengan jumlah 60 orang (30 subjek perlakuan dan 30 subjek kontrol). Data terlebih dahulu dilakukan uji normalitas yang di dapatkan p=0.01 (p<0.05) yang berarti data bisa digunakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat efek curcumin terhadap derajat nyeri penderita dismenore primer pada remaja usia 18-20 tahun. Hasil uji T-Test berpasangan pada kelompok perlakuan sebelum pemberian curcumin 6.5567 dan pada kelompok kontrol 6.1333. Hasil pada kelompok perlakuan sesudah pemberian curcumin adalah 2.4333 dan pada kelompok kontrol 3.4667. Dapat disimpulkan terdapat penurunan derajat nyeri pada penderita dismenore primer secara bermakna setelah mengkomsumsi curcumin.
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT The Effect Of Curcumin To Pain Degrees In Adolescent With Primary Dysmenorrhea, Age 18-20 Years Primary dysmenorrhea is menstrual pain without abnormalities in the genital, arising prior to or simultaneously with the onset of menstruation and lasts a few hours. The degree of primary dysmenorrhea pain can be reduced either by consuming herbal products. One of the product that can be consumed containing curcumin. Curcumin is a secondary metabolic substance, included in karanoid group, which is a fat soluble dye. Based on some study, curcumin has anti-inflammatory properties. This study aims to determine the effect of curcumin on the pain degree of primary dysmenorrhea in adolescents, aged 18-20 years, and were conducted on Medicine Department's student of General Sudirman University. This study used an experimental method, which is a Quasi Experimental Design with paired T-test. Study designed using pretest and posttest with control group design, which performed in 60 subjects with primary dysmenorrhea pain (30 subjects treated and 30 control subjects). Data firstly tested using normality test, resulted in p = 0.01 (p <0.05), which means that the data can be used. The results showed that curcumin has an effect on the pain degree of adolescent patients, aged 18-20 years, with primary dysmenorrhea. Paired T-Test value in treatment group before curcumin administration was 6.5567 and in control group was 6.1333. Paired T-test value in treatment group after curcumin administration was 2.4333 and 3.4667 in control group with placebo administration. It could be concluded that there was a significant reduction in degree of pain on adolescent patients with primary dysmenorrhea after consuming curcumin.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save