Home
Login.
Artikelilmiahs
8787
Update
YESSY DWI OKTAVIA
NIM
Judul Artikel
PERBEDAAN PENGETAHUAN DAN RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT SWAMEDIKASI PADA MASYARAKAT DESA PAMIJEN DAN KELURAHAN KARANGPUCUNG
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang. Kesehatan merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia, seseorang yang merasa sakit akan melakukan upaya agar memperoleh kesehatannya kembali. Upaya yang dilakukan dapat dengan berobat ke dokter atau mengobati diri sendiri. Menurut data dari Riskesdas 2013 menyebutkan bahwa masyarakat provinsi Jawa Tengah termasuk yang paling banyak melakukan swamedikasi yaitu sebesar 78%. Tujuan. Mengetahui perbedaan pengetahuan dan rasionalitas penggunaan obat swamedikasi pada masyarakat Desa Pamijen dan Kelurahan Karangpucung. Metode Penelitian. Penelitian ini menggunakan rancangan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Peniliti mewancarai 55 subjek masing-masing dari masyarakat Desa Pamijen dan masyarakat Kelurahan Karangpucung. Responden diambil dengan menggunakan non probability sampling dengan metode consecutive sampling. Pengetahuan dan Rasionalitas Penggunaan Obat Swamedikasi diperoleh melalui kuesioner. Analisis bivariat dilakukan dengan uji chi square (x2). Hasil dan Pembahasan. Hasil uji chi square pengetahuan penggunaan obat swamedikasi ini adalah p=<0,001 dan rasionalitas penggunaan obat swamedikasi p=0,017 Kesimpulan. Terdapat perbedaan pengetahuan dan rasionalitas penggunaan obat swamedikasi pada masyarakat Desa Pamijen dan Kelurahan Karangpucung.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background. Health is very important in human life, persons who feel ill will make efforts to gain their health back. The efforts may could made with go to the doctor or treat by themself. According to data from Riskesdas at 2013 states that Central Java’s society is the most society that do self-medication and its equal to 78%. Purpose. The purpose of this study is to determine the differences in knowledge and rationality of self-medication’s drug use on society in Pamijen Village and Karangpucung Ward. Methods. The design on this study is observational analytic cross sectional approach. Researchers had interviewed 55 subjects of each community and society in Pamijen Village and Karangpucung Ward. Respondents were taken by using a non-probability sampling with consecutive sampling method. Knowledge and Rationality of Self-medication’s Drug Use obtained through questionnaires. Results. Bivariate analysis performed by chi-square test (x2). The results of chi square test showed that the knowledge of self-medication’s drug use is p=<0.001 and the rationality of self-medication’s drug use is p=0.017. Conclusions. There are differences in knowledge and rationality of self-medication’s drug use on society in Pamijen Village and Karangpucung Ward.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save