Home
Login.
Artikelilmiahs
8786
Update
SIGIT SAMWREDA
NIM
Judul Artikel
EVALUASI MUTU GENETIK SAPI PERAH FRIES HOLLAND MENGGUNAKAN CATATAN PRODUKSI SUSU HARIAN DAN TIGA MINGGUAN DI BBPTU-HPT BATURRADEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian bertempat di BBPTU-HPT Baturraden menggunakan 311 catatan produksi susu laktasi pertama periode 2006-2013. Tujuan penelitian adalah (1) mengetahui deviasi penggunaan catatan tiga mingguan dalam penaksiran total produksi susu sapi perah berdasarkan metode TIM dibandingkan dengan total produksi susu harian (2) mengetahui peringkat genetik ternak sapi perah berdasarkan Nilai Pemuliaan, dan (3) mengetahui perubahan peringkat individu dari hasil evaluasi mutu genetik berdasarkan catatan produksi susu harian dengan catatan tiga mingguan. Rata-rata produksi harian 3.827,31 ± 1.300,3 kg dan taksiran TIM 4.075,46 ± 1.405,95 kg. Rata-rata umur beranak 794,36 ± 106,74 hari dengan rata-rata JHP 296,26 ± 71,59 hari. Secara kumulatif, 73,31% hasil taksiran produksi susu TIM menunjukkan deviasi positif atau taksiran produksi susu lebih tinggi dibanding produksi susu harian. Evaluasi mutu genetik sapi perah menggunakan Nilai Pemuliaan (NP), kemudian disusun peringkatnya. Keeratan hubungan antara peringkat NP berdasarkan catatan produksi susu nyata harian dan NP berdasarkan catatan produksi susu metode TIM ditunjukkan oleh nilai korelasi rank Spearman sebesar 0,933 (P < 0,01). Kesimpulan penelitian adalah (1) penggunaan catatan tiga mingguan dalam penaksiran total produksi susu sapi perah berdasarkan metode TIM dibanding total produksi susu harian memiliki deviasi bernilai positif, dan (2) evaluasi mutu genetik sapi perah berdasarkan nilai pemuliaan menggunakan catatan produksi susu harian dan tiga mingguan menghasilkan peringkat yang sama.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The researh took place at BBPTU-HPT Baturraden using 311 first lactating milk production record in 2006-2013. The research’s purposes are to know (1) the deviation between the total milk production estimated by three weekly milk record in dairy cattle based on TIM compared to total daily milk yield, (2) the animal rank based on individual breeding value, and (3) the changes of individual genetic rank estimated from daily milk record and three weekly milk record. The average of milk production was 3.827,31 ± 1.300,3 kg and TIM 4.075,46 ± 1.405,95 kg. The average age of littered was 794,36 ± 106,74 days and 296,26 ± 71,59 days of milking day. Cumulatively, 73.31% of the estimated milk production of TIM shows a positive deviation or tends the estimated milk production higher than the daily milk production. Genetic evaluation was using breeding value and were ranked. The proximity correlation of breeding value ranking between daily milk production record and three weekly milk production record was shown by rank Spearman correlation, 0,933 (P < 0,01). The findings are (1) the usage three weekly recording in the assessment of the total milk production of dairy cows by TIM method compared to the total daily milk production has a positive deviation, and (2) the genetic evaluation of dairy cows based on breeding value using dairy milk yield record and three weekly milk yield record has the same rank.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save