Home
Login.
Artikelilmiahs
8740
Update
DWI EKA JULIA
NIM
Judul Artikel
PEMANFAATAN LIMBAH IKAN TONGKOL DIHIDROLISIS DENGAN ENZIM BROMELIN DAN POLLARD FERMENTASI SEBAGAI BAHAN BAKU KONSENTRAT DITINJAU DARI KONSUMSI PAKAN DAN KONSUMSI AIR MINUM PUYUH
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan limbah ikan tongkol yang dihidrolisis dengan enzim bromelin dan pollard fermentasi terhadap konsumsi pakan dan konsumsi air minum puyuh. Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 10 Maret sampai 5 Mei 2014 di Experimental Farm Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Materi yang digunakan adalah 100 ekor puyuh (C. japonica) betina umur empat minggu. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental in vivo dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang diujicobakan terdiri atas R0 (limbah ikan tongkol hidrolisis dan pollard fermentasi 0%), R1 (limbah ikan tongkol hidrolisis dan pollard fermentasi 10%), R2 (limbah ikan tongkol hidrolisis dan pollard fermentasi 20%), dan R3 (limbah ikan tongkol hidrolisis dan pollard fermentasi 30%). Data dianalisis dengan analisis variansi. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan dan konsumsi air minum puyuh. Rataan konsumsi pakan dan konsumsi air minum puyuh keseluruhan adalah 19,27±1,24 g/ekor/hari dan 45±26,06 ml/ekor/hari. Kesimpulan penelitian ini adalah pemanfaatan limbah ikan tongkol dihidrolisis enzim bromelin dan pollard fermentasi sampai kadar 30% dapat menggatikan konsentrat pabrik tanpa mengurangi konsumsi pakan dan konsumsi air minum puyuh.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The aim of this research was to know the effect of tuna waste hydrolyzed by bromelain enzyme and fermented pollard on feed and water consumption of quail. The research was conducted from March 10th to May 5th 2014 at The Experimental Farm and Animal Feeding and Nutrition Laboratory Faculty of Animal Science Jenderal Soedirman University, Purwokerto. Material used were 100 female quails of four weeks old. This research was conducted by invivo experimental method and used Completely Randomized Design (CRD). Treatments used were R0 (tuna waste hydrolyzed by bromelain enzyme and fermented pollard 0%), R1 (tuna waste hydrolyzed by bromelain enzyme and fermented pollard 10%), R2 (tuna waste hydrolyzed by bromelain enzyme and fermented pollard 20%), and R3 (tuna waste hydrolizyd by bromelain enzyme and fermented pollard 30%). Data were analyzed by analysis of variance. The analysis of variance showed that there was non significant effect (P>0,05) of the treatments to feed and water consumption of quail. The average result of feed and water consumption of quail was 19,27±1,24 g/head/day and 19,27±1,24 g/head/day. These result indicates that utilization of tuna waste hydrolyzed by bromelain enzyme and fermented pollard at 30% can replace factory concentrate and did not increase feed and water consumption.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save