Home
Login.
Artikelilmiahs
8738
Update
FITRI NURZANAH
NIM
Judul Artikel
PEMANFAATAN LIMBAH IKAN TONGKOL DIHIDROLISIS ENZIM BROMELIN DAN POLLARD FERMENTASI SEBAGAI BAHAN BAKU KONSENTRAT DITINJAU DARI PRODUKSI DAN BOBOT TELUR PUYUH
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan limbah ikan tongkol dihidrolisis dengan enzim bromelin dan pollard fermentasi terhadap produksi dan bobot telur puyuh. Penelitian dilakukan mulai tanggal 10 Maret sampai 5 Mei 2014 di Experimental Farm Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Materi penelitian menggunakan 100 ekor puyuh petelur umur 4 minggu, dengan bahan pakan yang digunakan yaitu, konsentrat pabrik, limbah ikan tongkol dan pollard fermentasi, dedak, jagung giling dan mineral mix. Metode penelitian adalah eksperimental in vivo menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan, yaitu R0 (Limbah ikan tongkol dan pollard fermentasi 0%), perlakuan R1 (limbah ikan tongkol hidrolisis dan pollard fermentasi 10%), perlakuan R2 (limbah ikan tongkol hidrolisis dan pollard fermentasi 20%), dan perlakuan R3 (limbah ikan tongkol hidrolisis dan pollard fermentasi 30%). Data dianalisis dengan analisis variansi. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0.05) terhadap produksi dan bobot telur puyuh. Rataan persentase produksi 20,86±10,84 dan bobot telur 8.92 ± 0.41 g/butir. Kesimpulan penelitian ini adalah pemanfaatan limbah ikan tongkol yang dihidrolisis dengan enzim bromelin dan pollard fermentasi sampai level 30% menghasilkan produksi dan bobot telur puyuh umur 6 sampai 12 minnggu yang relatif sama. Kata Kunci : Limbah ikan tongkol hidrolisis, Pollard fermentasi, produksi dan bobot telur burung puyuh
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT The aim of this research was to know the effect of tuna waste hydrolyzed by bromelain enzyme and fermented pollard on production and egg weight of quail. The research was conducted from March 10th until May 5th, 2014 at the Experimental Farm Faculty of Animal Husbandry Jenderal Soedirman University Purwokerto. The material which used in this research is 100 laying quails aged 4 weeks, the feed material used is, factories concentrated, tuna waste and 30% fermented pollard, bran, corn flour and mineral mix. The research method is experimental in vivo a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 5 replication are R0 (tuna waste hydrolyzed and pollard fermented 0%), R1 (waste tuna hydrolyzed and fermented pollard 10%), R2 (tuna waste hydrolyzed and fermented pollard 20%), and R3 (tuna waste hydrolized and pollard fermented 30%). Data were analyzed by analysis of variance. The analyzed of variance showed that the there was no significant (P> 0.05) on production and egg weight of quail. The average percentage of production 20,86 ± 10,84 and egg weight 8.92 ± 0.41 g / grain. These result indicates that utilization of tuna waste hydrolyzed by the enzyme bromelain and pollard fermented up to 30% level can not increase production and egg weight of quail ages 5 to 12 weeks. Key words : Waste tuna hydrolyzed, fermented Pollard, egg production and weight of quail
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save