Home
Login.
Artikelilmiahs
8617
Update
HARRY FITRIAWANDI NUGRAHA
NIM
Judul Artikel
ANALISIS KINERJA KOPERASI SUSU DI PROVINSI JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan November 2013. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kinerja koperasi susu yang ada di Provinsi Jawa Tengah. Penelitian dilakukan dengan metode survei yaitu dengan mewawancarai pengurus koperasi dan mengambil data dari koperasi yang telah ditetapkan. Koperasi susu yang dipilih menggunakan metode probability sampling dengan cara stratifed proporsional random sampling atau sampel acak menurut stratifikasi dan proporsi. Sampel sebanyak 10 koperasi yang masih aktif melaksanakan kegiatan usaha persusuan di wilayah sentra jalur utama pemasaran susu di Provinsi Jawa Tengah yang tergabung dalam anggota GKSI (Gabungan Koperasi Susu Indonesia). Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja koperasi susu di Provinsi Jawa Tengah berada dalam klasifikasi baik dengan skor rata-rata 75,17. Sebanyak 8 koperasi dalam klasifikasi baik dan 2 koperasi dalam klasifikasi cukup baik. Faktor otonomi kemandirian mendapatkan skor yang paling rendah. Artinya prinsip dan faktor ini harus diperbaiki kinerjanya guna meningkatkan kinerja koperasi. Kata kunci : Koperasi susu, klasifikasi, kinerja
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research is conducted from July to November 2013. The purpose of this research is to analyze the performance of milk cooperative in Central Java Province. The research is done using survey method through interviewing the management and obtaining data from decided cooperation. The milk cooperative is chosen based on probability sampling method with stratified proportional random sampling. Ten cooperative used in this research are active cooperative because they run the dairy based product business in the main market in Central Java Province; moreover, they are members of GKSI (Gabungan Koperasi Susu Indonesia. The result of the research shows that the performance of milk cooperative in Central Java Province is in good classification with the average score 75,17. Eight cooperative are in good classification, and the last two cooperative are in fair classification. Independent autonomy factor is the lowest. It means that this principle and factor are needed to be improved to increase those cooperative performance.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save