Home
Login.
Artikelilmiahs
8590
Update
EGY GILANG PAMBAYUN
NIM
Judul Artikel
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM KALI BERSIH (PROKASIH) SUNGAI BANJARAN KECAMATAN PURWOKERTO BARAT
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pentingnya pelaksanaan Program Kali Bersih (Prokasih) bertujuan untuk mengembalikan fungsi awal dari adanya sungai, yaitu salah satunya adalah sebagai daerah penampung air. Banyak masyarakat yang mendiami pinggiran sungai menjadi faktor utama penyebab pencemaran sungai. Melalui Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 35 tahun 1995, pemerintah mengeluarkan suatu program untuk dapat mengembalikan fungsi sungai sebagai daerah penampung hujan. Kabupaten Banyumas sendiri telah melaksanakan Prokasih pada tahun 1999 sampai dengan sekarang. Dalam pelaksanaannya banyak hambatan yang terjadi, seperti masyarakat yang tinggal dipinggir sungai, dan banyaknya masyarakat yang tidak memiliki septic tank, sehingga mencemarkan sungai dengan limbah-limbah rumah tangga. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut peneliti tertarik untuk melihat bagaimana evaluasi pelaksanaan Program Kali Bersih (Prokasih) di Sungai Banjaran Kecamatan Purwokerto Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah, menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, untuk mengetahui secara mendalam tentang dampak dari pelaksanaan Prokasih yang telah berjalan. Sebagai fokus utama dari penelitian ini, Sungai Banjaran dipilih karena letaknya yang berada ditengah-tengah Kota Purwokerto, dan sebagai sungai terbesar yang mengalir di Kota Purwokerto. Berdasarkan hasil yang didapatkan,dan dengan membandingkan dengan data yang ada, kualitas Sungai Banjaran masih dalam ambang batas kelayakan untuk wilayah Purwokerto Barat, dimana Sungai Banjaran di wilayah tersebut masih layak digunakan sebagai usaha peternakan, perikanan, sebagian dapat digunakan sebagai konsumsi air minum, banyaknya warga yang memancing menunjukan bahwa ekosistem ikan masih terjaga. Selain itu, diadakannya kerja bakti, pembentukan FMPS (Forum Masyarakat Peduli Sungai) dan juga papan peringatan juga dilakukan, walupun masih banyak kekurangan dengan belum tegasnya pelaksanaan sangsi. Oleh sebab itu, Prokasih dapat dikatakan berhasil dalam pelaksanaannya sampai dengan sekarang. Namun, masih banyak yang perlu ditingkatkan, seperti halnya pengawasan dan penegasan hukum bagi pelanggar yang melanggar.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The importance of implementing Clean River Programs (Prokasih) aims to restore the main function that each one for as places that reservoir water. Many people who stayed in the river banks became main caused of river pollution. Since the Ministerial Decree No. 35 In 1995, the government issued a program to be able to restore the function of the river as the rain reservoir area. Banyumas District has implemented the program since 1999 until now. In practice many obstacles that occur , such as people who live on the river bank, and the number of people who do not have a septic tank, so that pollute rivers with household wastes. Based on the background of the problems researcher are interested to see how the evaluation of the implementation of the Clean River Programs (Prokasih) Banjaran River District of West Purwokerto. The method used in this study is using a qualitative descriptive approach, to know in depth about the results , the impact and benefits of the implementation of the Clean River has been running. As the main focus of this study , selected Banjaran river it lies in the middle of the town of Purwokerto, and the largest river flowing in the town of Purwokerto. Based on the results obtained, and by compared with the existing data, the quality of the river Banjaran still in the eligibility threshold for Purwokerto western region, where the river Banjaran in the region is still fit for use as animal husbandry, fishery, some can be used as a drinking water consumption, and also people often do fishing, then the fish ecosistem is kept. Beside of that, people sometimes work together to clean river, government has made FMPS (People of river cares forum), and put some warning board to prevent people do some dirty activity around river. Therefore , Prokasih performance implementation was successful until now. However, more needs to be improved , as well as supervision and affirmation for offenders who violate the law.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save