Home
Login.
Artikelilmiahs
8379
Update
MUSTHOFA ZAKARIYA AMIN
NIM
Judul Artikel
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MITIGASI BENCANA GUNUNG BERAPI DI DESA MELUNG KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kabupaten Banyumas memilliki risiko terdampak bahaya bencana letusan Gunung Slamet. Mitigasi bencana gunung berapi menjadi tindakan yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas untuk mengurangi risiko. Pemberdayaan masyarakat kemudian menjadi tindakan yang diambil dalam mitigasi bencana. Lokasi penelitian berada di Desa Melung, Kecamatan Kedungbanteng. Tujuan penelitian yaitu untuk melihat bagaimana pemberdayaan masyarakat dalam penanggulangan bencana gunung berapi. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan teknik pemilihan informan teknik pusposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah model analisis interaktif Milles dan Huberman. Hasil penelitian ini mendeskripsikan bahwa pemberdayaan masyarakat yang dilakukan belum terselenggara dengan baik sebab terdapat beberapa kegiatan yang belum terselenggara. Selain itu pemberdayaan masyarakat yang dilakukan belum dapat menjangkau setiap warga di Desa Melung. Akibatnya Desa Melung masih memiliki kerentanan yang tinggi terhadap bencana gunung berapi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Banyumas Regency has risks affected by the danger catastrophic eruptions of Mount Slamet. Volcanic disaster mitigation is action carried out by BPBD Banyumas to reduce the risk of volcanic disaster. Community empowerment then becomes the action taken in disaster mitigation. Research location in the village of Melung, Kedungbanteng. The purpose of the research is to look at how the empowerment of communities in disaster mitigation of volcanoes. Using descriptive qualitative research methods and use techniques selection of informants with snowball and purposive sampling. Data collection is done using in-depth interviews, observation and documentation. Methods of analysis used are interactive analysis model Milles and Huberman. The results of this research indicate that community empowerment was not done well because there is still some activity that has not yet been established. In addition, community empowerment does not yet reach every citizen in the village of Melung. As a result the village Melung still have a high vulnerability to volcanic disaster.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save