Home
Login.
Artikelilmiahs
8307
Update
LU'LUK FUADAH
NIM
Judul Artikel
PERSEBARAN DAN PREFERENSI RAYAP TANAH TERHADAP JENIS KAYU YANG BERBEDA PADA KOMPLEKS PERUMAHAN DI WILAYAH PURWOKERTO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kayu merupakan produk alam yang banyak digunakan untuk pembangunan perumahan dan konstruksi bangunan lainnya. Namun, ketahanan kayu terhadap serangan organisme perusak kayu berbeda-beda. Organisme perusak kayu pada bangunan yang menimbulkan kerugian terbesar adalah rayap tanah. Makanan utama rayap tanah adalah bahan yang mengandung selulosa, terutama kayu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan persebaran rayap tanah pada kompleks perumahan di wilayah Purwokerto dan untuk mengetahui preferensi rayap tanah terhadap jenis kayu yang ada pada lokasi penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei secara pola tersarang (nested design) yaitu mengambil 4 lokasi penelitian yaitu yaitu kompleks Perumahan Arcawinangun di Purwokerto Timur, Perumahan Griya Satria II di Purwokerto Barat, Perumahan Griya Satria I Sumampir di Purwokerto Utara dan Perumahan Teluk di Purwokerto Selatan sebagai main plot dan menggunakan tiga jenis kayu yaitu kayu Albasia (Albizia falcataria L. Fosberg), kayu Jati (Tectona grandis Linn.f.) dan kayu Bengkirai (Shorea laevifolia Eudert) sebagai sub plot. Data penelitian berupa rayap tanah yang berada pada area radius 1 m dari balok kayu yang ada di lokasi penelitian, preferensi dan pola persebarannya. Variabel utama yang diamati dalam penelitian ini yaitu jenis rayap tanah yang menyerang kayu dan preferensi rayap tanah terhadap jenis-jenis kayu. Variabel pendukung yang diamati adalah rona lingkungan, kelembaban tanah, pH, temperatur udara dan intensitas cahaya. Parameter yang diukur adalah jenis dan jumlah individu rayap tanah/patok (radius 1 m) dan selisih antara bobot awal patok umpan setelah dioven dengan bobot akhir setelah diserang rayap. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji F, dengan tingkat kesalahan 5% dan 10%. Bila hasil yang diperoleh berpengaruh nyata atau sangat nyata dilanjutkan uji Duncan. Untuk mengidentifikasi rayap tanah yang didapat menggunakan pedoman kunci identifikasi spesies rayap tanah (Ahmad, 1959 dan Nandika et al., 2003). Hasil penelitian menunjukkan persebaran rayap tanah di setiap lokasi penelitian yaitu dari jenis Macrotermes gilvus Hagen, Microtermes insperatus Kemner dan Coptotermes curvignathus Holmgren memiliki persebaran di empat lokasi yaitu pada kompleks Perumahan Arcawinangun di Purwokerto Timur, Perumahan Griya Satria II di Purwokerto Barat, Perumahan Griya Satria I Sumampir di Purwokerto Utara dan Perumahan Teluk di Purwokerto Selatan. Sedangkan, dari jenis Odontotermes javanicus Kemner memiliki persebaran hanya di kompleks Perumahan Arcawinangun di Purwokerto Timur. Tidak ada preferensi rayap tanah terhadap jenis kayu, yaitu kayu Albasia, kayu Jati dan kayu Bengkirai, meskipun memiliki tingkat keawetan yang berbeda.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Wood is a natural product that is widely used for the house construction and the others. However, resistance of wood against wood destroyer organisms is vary. Wood destructive organisms in building that cause the greatest losses are subterranean termites. The main meal of subterranean termites is cellulose-containing materials, especially wood. The purpose of this study was to determine the type and distribution of subterranean termites in residential complexes at Purwokerto region and to determine the preferences of subterranean termites on wood type on the study site. The method used was a survey method with a nested pattern (nested design) which took 4 locations namely Arcawinangun housing complex in East Purwokerto, Residential Griya Satria II in West Purwokerto, housing Griya Satria I Sumampir in North Purwokerto and Housing Teluk in South Purwokerto as the main plot and the use of three types of wood is Albasia wood (Albizia falcataria L. Fosberg), Teak wood (Tectona grandis Linn.f.) and Bengkirai wood (Shorea laevifolia Eudert) as sub-plots. The research data is the species of subterranean termites in the areas within 1 m of the timber beams was in the location of the research, preferences and patterns of spreading. The main variables observed in this study are the type of subterranean termites which attack wood termite and preferences of the types of wood. The supporters variables measured were of the environmental performing, soil moisture, pH, air temperature and light intensity. Parameters measured were the type and number of individuals of subterranean termites/stakes (within 1 m) and the difference between the initial weight of the bait stakes after oven with final weights after being attacked by termites. Data were analyzed using the F test, with an error rate of 5% and 10 %. When the results obtained significant or highly significant test of Duncan continued. To identify subterranean termites are obtained using the guidelines for the identification of key species of subterranean termites (Ahmad, 1959 and Nandika et al., 2003). The results shows the distribution of subterranean termites in each study site is of the type Macrotermes gilvus Hagen, Microtermes insperatus Kemner and Coptotermes curvignathus Holmgren has spread across four locations, namely at Arcawinangun Housing complex in East Purwokerrto, Residential Griya Satria II in West Purwokerto, housing Griya Satria I Sumampir in North Purwokerto and Housing Teluk in South Purwokerto. Meanwhile, of the type Odontotermes javanicus Kemner has spread only in Arcawinangun housing complex in East Purwokerto. No preference subterranean termites on wood species, wood is Albasia, Teak wood and wood Bengkirai, despite having different levels of durability.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save