Home
Login.
Artikelilmiahs
8270
Update
Romy Ari Setiaji
NIM
Judul Artikel
GEOLOGI DAN STUDI FASIES SATUAN BATUPASIR-BATULEMPUNG FORMASI PENOSOGAN DAERAH KARANGGAYAM DAN SEKITARNYA KECAMATAN KARANGGAYAM KABUPATEN KEBUMEN JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Lokasi penelitian berada di daerah Karanggayam, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Daerah penelitian dibatasi oleh koordinat 9158340 – 9163280 dan 338880 – 343880 dengan luas daerah penelitian ±25 km². Daerah penelitian merupakan bagian dari Formasi Penosogan yang diendapkan melalui arus turbid berumur Miosen Tengah. Secara umum daerah penelitian terbagi menjadi dua satuan dasar morfologi yaitu bentang alam structural , bentang alam vulkanik, dan bentang alam alluvial. Struktur geologi yang berkembang di daerah ini berupa struktur lipatan berarah barat – timur yang berasosiasi dengan struktur sesar anjak dan sesar turun yang berarah barat-timur. Struktur sesar geser kanan menurun mempunyai arah relatif utara – selatan. Stratigrafi daerah penelitian dibagi menjadi enam satuan tidak resmi , dari tua ke muda yaitu, Satuan Breksi, Satuan Batupasir-Batulempung, Satuan Batupasir, dan endapan alluvial. Fasies pada Satuan Batupasir-Batulempung terdiri dari Fasies B1, B2, C1, C2, D1, D2, dan F2. Asosiasi fasies pada Satuan Batupasir-Batulempung yang diendapakan pada kipas laut dalam adalah: Basin Plain, Channel-overbank, Channel-fill, Frontal Splay. Mekanisme pengendapan sedimen Formasi Penosogan dipengaruhi oleh arus gravitasi meliputi arus turbid, Sandy Debris Flow dan Bottom Current Reworking. Dari hasil analisis fasies dan asosiasi fasies, daerah penelitian termasuk kedalam bagian Middle Fan, Outer Fan, dan Basin Plain . Bagian Middle Fan terdiri dari asosiasi fasies Channel-overbank dan Channel-fill, bagian Outer Fan tersusun oleh asosiasi fasies Frontal Splay, sedangkan Basin Plain terdiri dari asosiasi fasies Basin Plain. Kata Kunci : Formasi Penosogan, Fasies, Arus Gravitasi
Abtrak (Bhs. Inggris)
The study area is located in Karanggayam, Kebumen, Central Java. Geographically it is located between 9158340 mN – 9163280 mN and 338880 mE – 343880 mE wit5h covered area ±25 km². The study area is a part of Penosogan Formation which formed by turbid flows from Middle Miocene. There are three main geomorphologics units in the study area that is a structural block landform, volcanic ridge landform, and alluvial plain. Geological structures in this study area is a fold (E-W trend) associated with thrust fault and normal fault (E-W trend), Dextral strike slip fault have N-S trend. Stratigraphic of study area can be grouped into four unofficial lithostratigraphy units from olding to younging, that is Breccia Unit, Sandstone-Claystone Unit, Sandstone Unit, and Aluvial deposit. There are facies of Sandstone-Claystone Unit of Penosogan Formation in this study area is B1, B2, C1, C2, D1, D2, and F2. Facies association of Sandstone-Claystone Unit which deposits in the deep submarine fan is Basin Plain, Channel-overbank, Channel-fill, and Frontal Splay. Mechanism of deposition sediment in Penosogan Formation influence by gravity flow, include like turbid flows, Sandy Debris Flow abd Bottom Current Reworking Depend on facies and facies association analyze, the study area is a part of middle fan, outer fand, and basin plain. Middle fan became from channel overbank and channel fil facies association. Outer fan became from frontal splay facies association, and Basin Plain became from basin plain facies association. Keywords : Penosogan Formation, Facies, , Gravity Mass Flow
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save