Home
Login.
Artikelilmiahs
8190
Update
RAHMAT VANADI NUGRAHA
NIM
Judul Artikel
Hubungan Tingkat Stres dengan Kejadian Dismenore Primer pada Remaja Putri di SMA Negeri 1 Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Dismenore primer adalah nyeri pada saat menstruasi yang dihubungkan dengan siklus ovulasi normal. Banyak faktor yang dapat menyebabkan dismenore salah satunya stres. Faktor psikologi seperti kecemasan, depresi, dan stres psikososial diyakini menjadi salah satu faktor risiko dismenore. Di Indonesia angka kejadian dismenore sebesar 64,25%, dan 54,89% diantaranya merupakan dismenore primer. Studi pendahuluan yang dilakukan di SMA Negeri 1 Karangnunggal didapatkan 16 dari 20 siswi mengalami dismenore. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri di SMA Negeri 1 Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya. Metode : Penelitian ini menggunakan bentuk studi observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Metode pengumpulan subjek pada penelitian ini menggunakan non probability sampling jenis consecutive. Jumlah sampel sebanyak 62 responden. Alat penelitian yang digunakan adalah kuesioner dan data dianalisis dengan uji chi square. Hasil : Hasil penelitian didapatkan p value 0,023 yang menunjukkan terdapat hubungan antara tingkat stres dengan kejadian dismenore pada remaja putri di SMA Negeri 1 Karangnunggal. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara tingkat stres dengan kejadian dismenore primer pada remaja putri di SMA Negeri 1 Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background : Primary dysmenorrhea is pain during menstruation which is related to normal ovulation cycle. Many factors can cause dysmenorrhea, one of them is stress. Psychological factors such as anxiety, depression, and psychosocial stress are believed to be one of the risk factors of Dysmenorrhea. In Indonesia, occurrence rate of dysmenorrhea about 64,25%, and 54,89% of whom are primary dysmenorrhea. A preliminary study conducted at SMA Negeri 1 Karangnunggal obtained 16 of the 20 students experiencing dysmenorrhea. Purpose : To know the relationship of stress levels with primary dysmenorrhea to the girl adolescent in SMA Negeri 1 Karangnunggal Tasikmalaya Regency. Method : This research uses an analytic observational study form with cross sectional approach. Subject collecting method on this research uses non-probability sampling, consecutive type. Sample total are 62 respondents. The research tool that is used is questionnaire and the data is analyzed by chi square test. Result : Research result is obtained p value 0,023 that is indicating there is relationship between level of stress with dysmenorrhea occurrence to the girl adolescent in SMA Negeri 1 Karangnunggal. Conclusion : There is relationship between level of stress with primary dysmenorrhea occurrence to the girl adolescent in SMA Negeri 1 Karangnunggal, Tasikmalaya Regency
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save