Home
Login.
Artikelilmiahs
8187
Update
SEKAR AYU PRATIDINA
NIM
Judul Artikel
ANALISIS FINANSIAL USAHATANI DURIAN DI DESA KARANGSALAM KECAMATAN KEMRANJEN KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “ANALISIS FINANSIAL USAHATANI DURIAN DI DESA KARANGSALAM KECAMATAN KEMRANJEN KABUPATEN BANYUMAS”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan dan keuntungan yang diperoleh, tingkat efisiensi usaha, titik impas atau break even point dan tingkat kesejahteraan petani. Penelitian ini dilakukan di Desa Karangsalam Kabupaten Banyumas. Metode penelitian ini adalah survei dengan menggunakan sampel random sampling dengan pertimbangan bahwa petani relatif homogen. Sampel penelitian ini terdiri dari 51 petani durian. Data dikumpulkan dengan menggunakan wawancara berdasarkan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) tingkat keuntungan per tahun rata-rata adalah Rp14.829.771, 2) efisiensi usahatani durian berkisar antara 1,54 sampai 27,42, 3) BEP tercapai pada Rp9.914.564 atau 400 Kg dan, 4) 18 dari 54 responden mencapai tingkat kesejahteraan minimum Kabupaten Banyumas. Implikasi dari penelitian ini adalah usahatani durian di Kecamatan Kemranjen masih layak untuk dikembangkan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research is titled “FINANCIAL ANALYSIS OF DURIAN FARMING IN KARANGSALAM VILLAGE BANYUMAS REGENCY”. The objectives of this research are to find out the income and profit level, efficiency level, break even and welfare level of the durian farmers. This research was carried out in Karangsalam Village Banyumas Regency. The method of this research is survey using sample random sampling with consideration that the population is relatively homogenous. Sample of this research consist of 51 durian farmers. Data were collected using interview based on questionaire. The results show that 1) the average annual profit level is IDR14,829,771.00, 2) the durian farming efficiency ranges from 1.54 to 27.42, 3) BEP is reached at IDR9.914.564.00.00 or 400 kg and, 4) 18 out of 54 respondent reach the minimum welfare level of Banyumas regency. The implication of this research is that durian farming in Kemranjem Village is feasible to be developed.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save