Home
Login.
Artikelilmiahs
8125
Update
DINI SRI WULANSARI
NIM
Judul Artikel
PRODUKTIVITAS DAN PERAN WANITA PEMBATIK DI DESA PAPRINGAN KECAMATAN BANYUMAS KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
RINGKASAN Penelitian ini berjudul “PRODUKTIVITAS DAN PERAN WANITA PEMBATIK DI DESA PAPRINGAN KECAMATAN BANYUMAS KABUPATEN BANYUMAS”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis produktivitas tenaga kerja wanita serta faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja wanita meliputi pendidikan, pengalaman bekerja, umur dan status perkawinan dan menganalisis kontribusi pendapatan pembatik wanita terhadap pendapatan keluarga. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa produktivitas wanita pembatik di Desa Papringan Kecamatan Banyumas Kabupaten Banyumas terbilang masih rendah. Sebanyak 58 wanita pembatik atau sebesar 96,67 persen memiliki produktivas dibawah 0,50. Serta kontribusi pendapatan dari wanita pembatik terhadap pendapatan rumah tanggaya hanya sebesar 26,17 persen atau dapat dikatakan kontribusinya masih tergolong rendah. Menurut hasil analisis SPSS 11.0 diperoleh bahwa model regresi yang digunakan lulus uji asumsi klasik. Hal ini dapat disimpulkan bahwa, model persamaan regresi dalam penelitian dapat digunakan sebagai pemerkira atau estimator yang baik. Hasil analisis SPSS 11.0 juga menunjukkan bahwa variabel Pendidikan (X1) , Pengalaman Bekerja (X2) , Umur (X3), dan Status Perkawinan (X4) berpengaruh signifikan terhadap variabel produktivitas (Y) baik secara simultan maupun parsial. Variabel yang memiliki pengaruh paling besar adalah variabel pengalaman kerja. Sedangkan variabel yang memiliki pengaruh terkecil adalah variabel tingkat pendidikan. Pengaruh variabel Pendidikan (X1) , Pengalaman Kerja (X2) , Umur (X3) , dan Status Perkawinan (X4) berpengaruh terhadap variabel produktivitas (Y) adalah sebesar 67 persen sedangkan sisanya adalah 33 persen yang dijelaskan oleh faktor lain Implikasi dari penelitian ini adalah Pemerintah daerah harus berperan aktif dalam memberikan motivasi baik melalui pembinaan, pelatihan dan pameran batik di Desa Papringan Kecamatan Banyumas Kabupaten Banyumas agar wanita pembatik dapat menjadi pembatik yang mandiri. Namun hal ini juga harus didukung dengan adanya peran serta dari wanita pembatik itu sendiri. Wanita pembatik yang berusia muda juga diharapkan dapat menambah pengalaman dalam membatik dan memanfaatkan kemampuan fisiknya untuk meningkatkan produktivitas, sehingga dapat meningkatkan produk batik yang dihasilkan. Kata Kunci : Produktivitas, Peran Wanita, Pendapatan, Desa Papringan
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT This research is entitled " PRODUCTIVITY AND THE ROLE OF PEMBATIK WOMEN IN PAPRINGAN VILLAGE DISTRICT BANYUMAS REGENCY BANYUMAS ". The purpose of this research is to analyze the labor productivity of women and the factors that affect the productivity of labor in women include education , work experience , age and marital status and analyze the contribution labor of women income to the family income. Based on the results of the analysis shows that the productivity of pembatik women in the Papringan village District Banyumas Regency Banyumas is still fairly low . A total of 58 labor of women or by 96.67 percent have produktivity below 0.50 . As well as the revenue contribution of women to household family income was only 26.17 percent , or may be its contribution is still low . According to the analysis of SPSS 11.0 was obtained that the regression model is used to pass the classical assumption test . It can be concluded that , in a regression model can be used as a good estimator . SPSS 11.0 analysis results also showed that the variables Education (X1) , Work Experience (X2) , Age (X3) , and Marital Status (X4) significantly affects the productivity variable (Y) either simultaneously or partially. The variable that has the most impact is variable work experience. While the variables that have the smallest impact is variable education. Impact educational variables (X1), Work Experience (X2) , Age (X3), and Marital Status (X4) effect on productivity variable (Y) is equal to 67 percent while the remaining 33 percent is explained by other factors The implication of this research is the local government should take action an role in providing motivation through coaching , training and exhibition of batik in Papringan Village District Banyumas Regency Banyumas batik that women can be independent labor. But it must also be supported by the participation of women batik it self. Batik young woman who is also expected to add to the experience in batik and take advantage of his physical ability to improve productivity and increasing the batik products. Key Words : Produktivity, Women Roles, Income, Papringan Village
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save