Home
Login.
Artikelilmiahs
8078
Update
ASTRI
NIM
Judul Artikel
EVALUASI KEMAMPUAN LAHAN KECAMATAN KALIBENING KABUPATEN BANJARNEGARA SEBAGAI ARAHAN PERTANIAN BERKELANJUTAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian untuk mengkaji kelas kemampuan lahan di Kecamatan Kalibening Kabupaten Banjarnegara sebagai arahan pertanian berkelanjutan telah dilakukan pada bulan September 2013 sampai dengan Januari 2014. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelas kemampuan lahan serta sebaranya untuk pertanian berkelanjutan di Kecamatan Kalibening Kabupaten Banjarnegara. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode survei yang berpedoman psds peta dasar berdasarkan Satuan Lahan Homogen (SLH) dengan skala 1: 25.000. Peta SLH diperoleh dari hasil tumpang susun (overlay) antara peta jenis tanah dan peta kelerengan dengan skala yang sama yaitu 1 : 25.000. Variabel pengamatan yang diamati meliputi tekstur tanah (t), kelerengan (l), kedalaman efektif (k), drainase tanah (d), batuan permukaan (b), erosi (e), dan ancaman banjir/genangan air (O). Hasil penelitian menunjukan kelas kemampuan lahan yang terdapat di Kecamatan Kalibening adalah Kelas II dengan luas 2643,659 ha yang tersebar di Desa Gununglangit, Desa Sirukun, Desa Kalibening, Desa Sikumpul, Desa Sidokangen, Desa Sirukem. Kelas III dengan luas 853,548 ha yang tersebar di Desa Plorengan, Desa Kalibening, Desa Kertosari, Desa Sikumpul, Desa Sembawa, Kelas IV dengan luas 908,845 ha yang tersebar di Desa Karanganyar, Desa Majatengah, Desa Sikumpul, Desa Kalibombong, dan Kelas VI dengan luas 728,673 ha tersebar di Desa Asinan. Kelas kemampuan lahan yang sesuai untuk arahan pertanian berkelanjutan di Kecamatan Kalibening adalah kelas II, kelas III, dan kelas IV. Pada kemampuan lahan kelas VI terdapat penggunaan yang kurang sesuai dengan yaitu penggunaan tegalan seluas 316,564 hektar.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research study about land capability class at Kalibening subdistrict, Banjarnegara Regency as the direction of sustainable agricultural. The aim of this research is to determining land capability class and its spread for sustainable agriculture in Kalibening subdistrict Banjarnegara Regency. This research had been conducted in 5 months from September 2013 untill January 2014 in Kalibening subdistric, and in Soil Science Laboratory Faculty of Agriculture, University of Jenderal Soedirman. The research methods that used is soil survey based on Homogenous Land Unit (HLU). HLU was arranged using by overlay outcome between soil class map, and map of soil slopes with same scale that is 1:25.000. The variable of observation that is observed covering soil texture (t), slope (l), effective depth (k), drainase (d), rock surface (b), erosion (e), and flooding threat (O).The result of this research showed that soil capability class in Kalibening Subdistrict is Class II with 2643,659 ha spreads in Gununglangit Village, Sirukun Village, Kalibening Village, Sikumpul Village, Sidokangen Village, Sirukem Village. Width of Class III is 908,845 ha spreads in Karanganyar Village, Majatengah Village, Sikumpul Village, Kalibombong Village, and width of Class VI is 728,673 spreads in Asinan Village. Land capability class corresponding to the direction of sustainable agriculture in Sub Kalibening is class II, class III, and class IV. Classes of land capability class IV according to the direction of sustainable agricultural land management but required more careful. Class VI land capability class is not suitable for sustainable agriculture is 316,564 ha.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save