Home
Login.
Artikelilmiahs
8052
Update
ANGGA SURYA KUSUMAH
NIM
Judul Artikel
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI INDIGENOUS DARI NIRA SORGUM MANIS SEBAGAI PENGHASIL ETANOL
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kebutuhan bahan bakar sekarang bergantung pada minyak bumi. Ketersediaan cadangan minyak bumi terus menurun dan permintaan semakin meningkat, oleh karena itu diperlukan energi alternatif yang dapat diperbarui serta lebih ramah lingkungan salah satunya bioetanol. Bioetanol dapat dihasilkan melalui tahap fermentasi gula yang dikonversi menjadi etanol, salah satunya dari nira sorgum manis (Sorghum bicolor L.Moench) yang mengandung gula cukup tinggi sehingga dapat digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan bioetanol. Pembuatan bioetanol seringkali menggunakan khamir, ada beberapa bakteri yang memiliki kemampuan serupa dalam mengkonfersi gula menjadi etanol terutama bakteri indigenous sehingga perlu dilakukan isolasi dan identifikasi bakteri indigenous pada nira sorgum manis yang dapat berpotensi menghasilkan etanol. Tujuan penelitian ini adalah: 1) mengetahui bakteri indigenous yang terdapat pada nira sorgum manis dengan melihat sifat morfologi dan fisiologinya, 2) mengetahui isolat bakteri indigenous dari nira sorgum manis yang potensial untuk pembuatan bioetanol dan kadar etanol yang didapat. Isolasi bakteri dari nira sorgum manis dilakukan dalam laminar air flow untuk mengurangi kontaminasi. Identifikasi bakteri yang dilakukan yaitu pengamatan morfologi, uji katalase, dan reaksi dinding sel bakteri dengan pewarnaan Gram. Nira sorgum manis difermentasi dengan penambahan isolat yang dihasilkan untuk mengetahui kemampuan masing-masing isolat dalam mengkasilkan etanol. Hasil menunjukkan bahwa bakteri indigenous yang terdapat pada nira sorgum manis merupakan genus Trichococcus, Micrococcus, Staphylococcus, Zymomonas, Bacillus, dan Neisseria. Semua bakteri tersebut mampu menghasilkan etanol namun genus Zymomonas merupakan genus yang menghasikan etanol dari nira sorgum manis tertinggi sebesar 1,915% dan berpotensi digunakan dalam pembuatan bioetanol.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Currently the fuel needs are dependent on petroleum. Availability of petroleum reserves continually reduce while the demand gradually increases, Therefore it is necessary to develop renewable energyalternative which more environmentally friendly such as bioethanol. Bioethanol can be produced through the fermentation of sugar converted into ethanol, such is sweet sorghum (Sorghum bicolor L. Moench) which contains hight sugar so it can be used to produce of bioethanol. Produce of bioethanol usually use yeasts as starter, there are some bacteria that have similar capabilities in converting sugar into ethanol primarily indigenous bacteria, so it’s need to looking for isolate and identify of indigenous bacteria that can potentially produce ethanol. This research are aimed to: 1) Knowing indigenous bacteria from sweet sorghum sap by analysis morphology and physiology, 2) Knowing indigenous bacteria isolate from sweet sorghum sap that potential to produce bioethanol and obtained ethanol content. Isolation of bacteria from sweet sorghum sap is done in a laminar air flow in order to reduce contamination. Identification of bacteria was done using the morphology analysis, catalase test, and reaction with the bacteria cell wall of Gram staining. Sweet sorghum sapfermented with added isolate produced todetermine the ability of each isolate in producing ethanol. The result showed that indigenous bacteria of sweet sorghum sap are genus Trichococcus, Micrococcus, Staphylococcus, Zymomonas, Bacillus, and Neisseria. All of bacteria are able to produce ethanol, but the genus Zymomonas produce hight ethanol from sweet sorghum sap of 1.915% and is the most potential genus used in manufacture of bioethanol.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save