Home
Login.
Artikelilmiahs
7977
Update
SEPTIAN SAPTA HADI
NIM
Judul Artikel
KEBERADAAN HAMA WERENG BATANG COKELAT (Nilaparvata lugens Stal.) DAN MUSUH ALAMINYA PADA DUA VARIETAS PADI DI KECAMATAN KEBASEN KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) intensitas serangan WBC pada dua varietas padi di Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, 2) jenis musuh alami WBC dan tingkat populasinya. Penelitian dilaksanakan pada pertanaman padi di wilayah Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas dan Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman selama 3 bulan (Desember 2013 - Februari 2014). Penelitian ini menggunakan Rancangan Purposive Random Sampling. Desa yang dipilih adalah Desa Randegan, Adisana, Cindaga dan Kalisalak. Pada daerah penelitian ditentukan 24 plot terdiri dari dua varietas dan dua fase pertumbuhan. Variabel yang diamati adalah intensitas serangan WBC, jenis dan populasi musuh alami WBC. Hasil penelitian menunjukkan intensitas serangan WBC berbeda nyata pada fase pertumbuhan padi. Intensitas serangan WBC pada fase vegetatif sebesar 51,08%, lebih rendah dibandingkan dengan fase generatif 67,22%. Intensitas serangan WBC berbeda nyata pada varietas Ciherang dan Situbagendit. Intensitas serangan WBC pada Ciherang 51,31%, lebih rendah pada varietas Situbagendit yaitu 66,99%. Tingkat populasi musuh alami pada varietas Ciherang dan Situbagendit secara statistik tidak berbeda nyata. Populasi musuh alami pada varietas Ciherang 4,63 musuh alami/rumpun dan Situbagendit 4,17 musuh alami/rumpun.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research aimed to: 1) find out the intensity of BPH infestation in two rice varieties at Kebasen District, Banyumas, 2) know the types of natural enemies and their population. The research was carried out in rice crops at Kebasen area, Banyumas and Plant Protection Laboratory, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University during 3 months (December 2013 - February 2014). The research used Purposive Random Sampling. Selected villages were Randegan, Adisana, Cindaga, and Kalisalak. In research area was determined 24 plots, consisted of two varieties and two growth phases. The observed variables were infestation intensity and type of natural enemies of BPH. The results showed that infestation intensity of BPH was significantly different on growth phase of rice. The intensity of BPH on vegetative phase was 51.08%, lower than generative phase 67.22%. Infestation intensity of BPH was significantly different on Ciherang and Situbagendit variety. Intensity of BPH on Ciherang 51.31%, lower than Situbagendit 66.99%. Population of natural enemies was not significantly different on two varieties. Population of natural enemies on Ciherang 4,63 natural enemies/clump and Situbagendit 4,17 natural enemies/clump.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save