Home
Login.
Artikelilmiahs
7950
Update
FITRI YANI SHOLEHA
NIM
Judul Artikel
Uji Daya Hasil Galur-Galur F7 Hasil Persilangan G39 Dan Silugonggo
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Peningkatan produksi padi merupakan prioritas utama dalam pembangunan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui galur padi gogo dari populasi F7 berdaya hasil tinggi dan umur genjah yang prospektif menjadi galur harapan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2013 sampai Maret 2014 di Desa Grendeng, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 6 galur dan 3 varietas cek dengan 3 kali ulangan. Variabel yang diamati meliputi: tinggi tanaman, jumlah anakan total, jumlah anakan produktif, umur berbunga, umur panen, jumlah gabah total per malai, persentase gabah isi per malai, bobot 1000 biji, dan bobot gabah per rumpun. Data dari varietas cek dianalisis menggunakan uji F pada taraf kesalahan 5% dilanjutkan uji Least Significant Increase (LSI) untuk melihat perbedaan galur yang dicoba dengan varietas cek. Hasil penelitian menunjukkan adanya keragaman penampilan karakter agronomik pada galur-galur populasi F7 hasil persilangan G39 dan Silugonggo. Berdasarkan umur panen terdapat dua galur yang memiliki umur paling genjah dari semua varietas cek yaitu G50-2-4-4 dan G50-3-1-2. Terdapat satu galur yang memiliki daya hasil paling tinggi dilihat dari semua komponen hasil yaitu galur G50-3-1-2. Galur tersebut prospektif menjadi galur harapan berdaya hasil tinggi dan umur genjah.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Increased rice production is a high priority in agricultural development. This study aimed to: determine lines of upland rice populations F7 high yield and early maturity were prospectively be promising lines. This research was conducted in November 2013 to March 2014 in the Grendeng village, Purwokerto Utara District, Banyumas. The experimental design used was Randomized Block Design (RBD ) consists of 6 lines and 3 check varieties with 3 replications. Variables observed were: plant height, total number of tillers, number of productive tillers, flowering age, maturity, the total number of grains per panicle, percentage of filled grains per panicle, 1000 grain weight and grain weight per hill. Data from the check varieties analyzed the results using the F test at 5 % error level continued by Least Significant Increase ( LSI ) to see the differences in the strains tested with the check varieties. Research showed that diversity of agronomic characters appearance in lines F7 population crosses of G39 and Silugonggo . By harvest time , there are two lines which have a lifespan of most early maturing varieties of all checks is 2-4 G50-2-4-4 and G50-3-1-2. There is a line that has the highest yield of all components result seen that lines G50-3-1-2. The lines prospectively be promising lines for high yield and early maturity.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save