Home
Login.
Artikelilmiahs
7798
Update
AAN DIANTO
NIM
Judul Artikel
GEOLOGI DAN STUDI ALTERASI HIDROTERMAL DAERAH AIR JANGKAT DAN SEKITARNYA KECAMATAN BADAU KABUPATEN BELITUNG PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Secara geografis lokasi penelitian berada pada koordinat 816750 mE – 821000 mE, 9698250 mN - 9701250 mN tepatnya di Daerah Air Jangkat Kecamatan Badau Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan luas daerah penelitian ±12 km². Secara fisiografi daerah penelitian termasuk ke dalam Sunda Land dan merupakan bagian terangkat dari Peneplain Sunda. Satuan batuan daerah penelitian dimulai dari terbentuknya Satuan Batupasir pada umur Karbon Akhir, kemudian terbentuk satuan Batupasir Kuarsa pada umur Permian Awal – Permian Akhir di lingkungan pengendapan laut. Setelah terbentuk kemudian di intrusi oleh Satuan Granit pada Trias Awal. Berdasarkan hasil analisis PIMA, petrografi, dan mineragrafi diketahui zona alterasi daerah penelitian terbagi menjadi dua zona, yaitu zona kuarsa±kaolin±muskovit (Silisifikasi) yang terbentuk pada suhu 200˚C – 275˚C dan zona kaolin±haloisit±kuarsa±muskovit±serisit (Kaolinisasi) yang terbentuk pada suhu 110˚C – 275˚C. Struktur geologi yang berkembang di daerah penelitian berupa rekahan – rekahan tensional yang terisi oleh mineral kuarsa dan K-feldspar, memiliki arah dominan Baratlaut – Tenggara.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Geographically, the study sites are located 816750 mE – 821000 mE, 9698250 mN – 9701250 mN Air Jangkat area Badau District Belitung Regency – Bangka Belitung Archipelago Province, the area + 12 km². physiographic areas of research including into Sunda Land and lifted part from Sunda Peneplain . The rock units areas starting from Sandstone unit at Late Carbon, then formed Quartz Sandstone unit at early Permian – late Permian in the marine depotitional environment. After the two rocks are formed next in intrusion by granit intrusion unit at early triassic. Based on the petrographic, mineragraphic, and PIMA analysis known alteration zone of the study area is divided into two zones, they are quartz±kaoline±sericite zone (Silisification) the temperature is 200oC-275oC and kaoline±halloysite±quartz±muscovite±sericite (Kaolinisation) zone the temperature is 110oC-275oC. Geological structures developed in this research area is form tensional fracture filled by quartz and K-feldspar, has a dominant direction Northwest – Southeast.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save