Home
Login.
Artikelilmiahs
7763
Update
MEDINA VIANTI
NIM
Judul Artikel
MODEL PEMILIHAN MODA ANTARA SHUTTLE DAN BUS PATAS RUTE PURWOKERTO-YOGYAKARTA DENGAN TEKNIK STATED PREFERENCE (Studi Kasus Shuttle Sumber Alam dan Bus Patas Efisiensi)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini menitikberatkan pada transportasi angkutan umum penumpang antar kota antara moda shuttle dan bus patas yang melayani rute Purwokerto-Yogyakarta. Penelitian ini dimaksudkan untuk membangun model pemilihan moda antara shuttle dan bus patas rute melalui pengetahuan atas preferensi pengguna jasa (studi kasus shuttle sumber alam dan bus patas efisiensi) terhadap atribut perjalanan moda kemudian dimodelkan untuk memperoleh nilai utilitas dan probabilitas pemilihan masing-masing moda. Perumusan perilaku individu dalam memilih moda ke dalam model pemilihan moda dilakukan dengan menggunakan data SP (Stated Preference). Analisis data model pemilihan moda menggunakan model logit binomial dan estimasi parameter model dengan menggunakan analisa regresi. Dari hasil penelitian ini didapat empat atribut perjalanan yang dianggap berpengaruh signifikan dalam perilaku pemilihan moda, yaitu waktu tempuh perjalanan, frekuensi keberangkatan, tingkat pelayanan, dan toleransi keterlambatan. Dengan persamaan selisih utilitas antara moda shuttle dan moda bus patas adalah: Ushuttle – Ubus patas = -29,006 – 1,289X2+ 8,4819 X3+ 3,576 X4-4,1609X5 R2 = 0,892 dimana: X2 = selisih waktu tempuh perjalanan (journey time) antara shuttle dan bus patas X3 = selisih frekuensi keberangkatan antara shuttle dan bus patas X4 = selisih tingkat pelayanan (service) antara shuttle dan bus patas X5 = selisih toleransi keterlambatan antara shuttle dan bus patas Kata kunci : stated preference, model pemilihan moda,atribut perjalanan
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research focuses on intercity passenger public transportation between shuttle and rapid bus modes that serves Purwokerto-Yogyakarta route. The aim of this research was to formulate a mode choice between shuttle and rapid bus based on preference passengers of (case study shuttle of sumber alam and rapid bus of efisiensi) to the trip attribute, and then be modeled to find out the utility of value and the mode choice probability each type. The formulation of human behavior in this transportation mode in used SP (Stated Preference) data. Model of data analysis of modal choice using binomial logit model and parameter estimation model by using regression analysis. The result of analysis obtained four trip attribute which have influence in mode choice behavior, there are journey time, departure frequency, quality of service, and delay time allowance. With the difference utilities shuttle mode and rapid bus mode is: Ushuttle – Ubus patas = -29.006 – 1.289X2+ 8.4819 X3+ 3.576 X4-4.1609X5 R2 = 0.892 Where: X2 = the difference of journey time shuttle and rapid bus X3 = the difference of departure frequency shuttle and rapid bus X4 = the difference of service quality shuttle and rapid bus X5 = the difference of delay time shuttle and rapid bus Keywords : stated preference, mode choice models, trip attributes.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save