Home
Login.
Artikelilmiahs
7665
Update
NUNIK RISTANTI
NIM
Judul Artikel
GEOLOGI DAN STUDI ALTERASI - MINERALISASI DAERAH AIR JANGKANG DAN SEKITARNYA KECAMATAN MERAWANG KABUPATEN BANGKA INDUK PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Secara geografis daerah penelitian terletak di 627765 mE – 9783450mN 623740mE – 977968mN tepatnya, di Air Jangkang Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka Induk Provinsi Kepulauan Bangka – Belitung dengan luas daerah penelitian 4 km x 3,5 km. Daerah penelitian merupakan daerah yang berhubungan dengan mineralisasi Sn. Adanya proses mineralisasi menandakan, bahwa pada daerah penelitian juga terjadi ubahan pada batuan yang ada. Penelitian dilakukan dengan pemetaan geologi dan juga analisis laboratorium. Pemetaan geologi dilakukan untuk mengambil sampel batuan di lapangan. Analisis laboratorium, seperti analisis petrografi dilakukan untuk menentukan jenis batuan, analisis PIMA dilakukan untuk mengetahui mineral – mineral ubahan, analisis XRF dilakukan untuk mengetahui unsur logam, analisis mineragrafi dilakukan untuk mengetaui mineral - mineral logam pada sayatan poles. Daerah penelitian memiliki dua satuan batuan, yakni satuan batupasir dan satuan granit. Satuan geomorfologi terbagi menjadi dua satuan. Satuan denudasional peneplain (D5) dan satuan struktural terdenudasi (S8). Struktur yang terdapat pada daerah penelitian adalah Sesar Mendatar Kanan yang terdapat pada daerah Air Jangkang. Alterasi yang terdapat pada daerah penelitian terbagi menjadi 3 zona, pertama zona kuarsa±biotit±serisit±klorit±pirit (albitised granite), zona kuarsa±muskovit±serisit (silisifikasi), zona kuarsa±kaolin±haloisit (kaolinisasi). Paragenesis mineralisasi daerah penelitian adalah greisen – hipotermal dengan mineral bijih yang ada adalah kasiterit, pirit, sphalerit. Berdasarkan hasil XRF, kadar Sn pada daerah penelitian berkisar antara 0,01% - 10,88%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Geographycally, the study area is located in Air Jangkang area, Merawang Distict, Bangka Induk Regency, Bangka Belitung Island and has coordinat 622765mE – 978345mN, 623740mE – 977968mN with the wide area is 4km x 3,5km. The research area is related with mineralization process. This process is indicated rocks in the research area already altered too. The study used geologycal mapping and laboratory analysis. Geologycal mapping is done to take sample in the research area. Laboratory analysis, as petrography analysis is done to determine of sample, PIMA analysis is done to know altered minerals, XRF analysis is done to know metals element, mineragraphy analysis is done to know ore minerals in polish section. The research area have two stratigraphy unit. That is sandstone unit and granit unit. Geomorpholgycal unit is divide as two. That is peneplain unit (D5) and denudasional structural unit (S8). Structure of research area is right slip fault. Based on petrography and PIMA analysis, that alteration zone in research area is devide 3 zones, that is quartz±biotite±sericite±chlorite±pyrite zone ( Albitised Granite), quartz±muscovite±sericite zone (silisification), quartz±kaolin±halloysite zone (kaolinization). Paragenesis of mineralizatin in research area are greisen – hypothermal with cassiterite, pyrite, sphalerite as ore mineral. Result by XRF, content of Sn in the reseach area is range from 0,01% - 10,88%.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save