Home
Login.
Artikelilmiahs
7418
Update
KURNIA FIYANI
NIM
Judul Artikel
UJI PENGHAMBATAN Trichoderma hamatum TERHADAP PENYAKIT LAYU FUSARIUM PADA BIBIT TOMAT
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk: 1). mengetahui mekanisme penghambatan Trichoderma hamatum terhadap Fusarium oxysporum f. sp. lycopersici penyebab layu pada tanaman tomat, 2). mengetahui waktu pemberian jamur T. hamatum yang tepat untuk menekan penyakit layu fusarium pada tanaman tomat, 3). mengetahui pengaruh aplikasi T. hamatum terhadap pertumbuhan tanaman tomat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2013 sampai Oktober 2013. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto serta di Lahan Pekarangan di Desa Sokaraja Tengah, Banyumas. Penelitian ini dibagi menjadi 2 tahap, yaitu: in vitro dan in planta. Penelitian in vitro menggunakan metode deskriptif. Melalui uji antagonis dengan teknik kultur ganda. Penelitian in planta menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 7 perlakuan dengan 4 ulangan. Perlakuan yang diuji terdiri atas kontrol , air, fungisida, T. hamatum (5 hari sebelum tanam, saat tanam, dan 5 hari setelah tanam). Fusarium oxysporum f. sp. lycopersici (Fol) diinokulasikan bersamaan saat tanam. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah: mekanisme antagonis T. hamatum, daya hambat, analisis kandungan fenol, masa inkubasi, intensitas penyakit, kepadatan akhir konidium T. hamatum dan Fol, tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar tajuk, bobot kering tajuk, bobot segar akar, dan panjang akar. Hasil pengujian in vitro menunjukkan bahwa T. hamatum mampu menghambat Fol sebesar 65,22%, melalui mekanisme hiperparasit. Hasil pengujian in planta menunjukkan bahwa pemberian T. hamatum 5 hari sebelum tanam mampu menekan perkembangan Fol, dengan memperlambat masa inkubasi sebesar 54% dan menekan intensitas penyakit sebesar 78,74%. Pemberian T. hamatum juga mampu meningkatkan panjang akar sebesar 2,41% dan bobot segar akar sebesar 4,14% pada pembibitan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The aims of this research were to determine: 1) the inbition mechanism of Trichoderma hamatum to Fusarium oxysporum f. sp. lycopersici (Fol) as causing agents of tomato wilt, 2) the proper application of T. hamatum to suppress the fusarium tomato wilt disease, 3) the influence of T. hamatum application to the growth of tomato. Research was done from March to October 2013. The research was conducted in Plant Protection Laboratory, Jenderal Soedirman University, Purwokerto and in the field of Sokaraja Tengah village, Banyumas. This research divided in two steps, there were: in vitro and in planta. In vitro research used descriptive methods by antagonistic test, used dual culture techniques. In planta research used the RBD (Randomized Block Design) consisted of 7 treatments and 4 replications. The treatments consisted of control, water, fungicide, T. hamatum (5 days before planting, at planting, and 5 days after planting). Fol inoculated at planting. Variables observed in this research consisted of: antagonistic mechanisms of T. hamatum, inhibiton , phenol content analysis, incubation period, desease intensity, final density of conidia, plant height, number of leaves, crown fresh weight, crown dry weight, root fresh weight, and root length. The results of in vitro tests showed T. hamatum able to inhibit Fol up to 65.22% by hiperparasit mechanisms. The result of in planta tests, showed that application of T. hamatum 5 days before planting could suppress the development of Fol by retard incubation period up to 54% and desease intensity up to 78,74%. Application of T. hamatum also able to increase the root length up to 2,41% and root fresh weight up to 4,14% of seedling.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save