Home
Login.
Artikelilmiahs
7307
Update
NITA SRI MULYANTINI
NIM
Judul Artikel
GAMBARAN PENYEMBUHAN LUKA DIABETIK YANG DIBERI GEL Nigella Sativa 10% PADA TIKUS YANG DIINDUKSI ALOKSAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Nigella sativa(NS) telah banyak diteliti memiliki efek yang baik untuk penyembuhan berkaitan dengan senyawa aktif yang terdapat di dalam biji dan minyaknya. Terapi NS secara topikal diharapkan mampu meningkatkan proses penyembuhan luka diabetik yang tidak mengalami kemajuan pada fase inflamasi, sejak NS terbukti memiliki efek antiinflamasi, antioksidan, dan antibakterial. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyembuhan luka diabetik yang diberi gel NS 10%. Metode: Penenitian ini menggunakan animal true experiment. Tikus diabetes, yang diinduksi aloksan, dilukai dan diberikan perawatan dengan gel NS 10% dan gel NS 0% untuk kontrol, selama 3 hari. Penyembuhan luka diobservasi secara makroskopis hingga hari ke-3, dan tikus dikorbankan pada hari ke-3 untuk pemeriksaan histologi dengan pewarnaan Hematoxylin & Eosin (HE). Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Hasil: Pada hari ke-3, warna permukaaan dan ukuran luka kelompok gel NS 10% tampak sama dengan kontrol sementara kemerahan dan edema kelompok kontrol tampak lebih jelas dibanding kelompok gel NS 10%. data histologis menunjukkan sebaran infiltrasi sel-sel inflamasi pada kelompok gel NS 10% lebih sedikit dibanding kelompok gel NS 0%. Kesimpulan: Gel NS memiliki potensi dalam penyembuhan luka diabetik yang ditunjukkan dengan lebih rendahnya respon inflamasi secara makroskopis dan mikroskopis pada kelompok gel NS 10% dibanding kontrol.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Nigella sativa (NS) is well-known has a positive effect for healing related to its active constituent. Application of NS topically, is expected to insrease diabetic wound healing which becomes stuck in the inflammation stage, since NS has anti-inflammation, antioxidant, and antibacterial effect. Objective: This study was conducted to investigate characteristic of diabetic wound healing treated 10% NS gel. Methods: This study used animal true experiment. Alloxan-induced diabetic rats, was wounded and treated by 10% NS gel and 0% NS gel as the control group, for 3 days after wounding. Wound healing was macroscopically observed until day 3, and rats were sacrificed at day 3 to undertake a histological analysis via Haematoxylin & Eosin (HE) staining. Data were analyzed descriptively. Result: At day 3, there was no any different of wound colour and size in 10% NS gel group and control group, meanwhile redness and oedema was more obvious on control group rather than 10% NS gel. Histological data showed the distribution of infiltration of inflammation cells tend to be lower in 10% NS gel group than 0% NS gel group. Conclusion: NS gel has a good potential on diabetic wound healing, for it was macroscopically and histological showed by lower inflammation response in wound treated by 10% NS gel than wound treated by 0% NS gel.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save