Home
Login.
Artikelilmiahs
7287
Update
SUDJATI ADHINUGROHO
NIM
Judul Artikel
PENGARUH INTUBASI ENDOTRAKEA TERHADAP LAJU NADI DAN TEKANAN DARAH DENGAN PEMBERIAN FENTANIL PADA PASIEN RUMAH SAKIT MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Intubasi endotrakea adalah pemasangan selang di trakea melalui mulut atau hidung dan bertujuan untuk membuka saluran pernafasan. Intubasi endotrakea dapat menyebabkan gejolak kardovaskular berupa peningkatan laju nadi dan tekanan darah. Pada beberapa kasus seperti penyakit jantung koroner, infark miokard, preeklamsi, dan penyakit serebrovaskular, dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas jika terjadi peningkatan laju nadi dan tekanan darah selama proses pemasangan selang endotrakea. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gejolak kardiovaskular yang ditimbulkan akibat intubasi endotrakea pada pasien Rumah Sakit Margono Soekarjo Purwokerto. Metode: Studi observasional analitik cross sectional ini dilakukan pada tanggal 28 Oktober sampai 15 November 2013 pada 20 pasien laki-laki dan perempuan yang berusia 20-40 tahun. Semua sampel adalah pasien yang menjalani operasi elektif di Instalasi Bedah Sentral Rumah Sakit Marono Soekarjo dan berstatus fisik ASA I dan II. Premedikasi menggunakan fentanil 2-4µg/kgBB. Laju nadi, tekanan darah sistolik dan tekanan darah diastolik dicatat sebelum intubasi, menit ke 1, 2, 3, 4 dan 5 setelah intubasi. Data dianalisa dengan One-way ANOVA dengan derajat kemaknaan p<0,05. Hasil: Pada menit pertama setelah intubasi, laju nadi meningkat secara signifikan (p<0,05) dan secara bertahap menurun hingga menit kelima. Pada tekanan darah sistolik setelah intubasi meningkat secara signifikan pada menit pertama dan mencapai puncaknya pada menit ketiga (p<0,05) dan secara bertahap menurun hingga menit kelima sedangkan pada tekanan darah diastolik tidak terjadi peningkatan secara signifikan (p>0,05) setelah tindakan intubasi. Kesimpulan: Terdapat peningkatan laju nadi dan tekanan darah sistolik yang bermakna setelah tindakan intubasi endotrakea.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Endotracheal intubation of the trachea is the tube installation through the mouth or nose and aims to open up the airways. Endotracheal intubation can cause cardovaskular response such as heart rate and blood pressure enhancement . In some cases such as coronary heart disease, myocardial infarction, preeclamsia , and cerebrovascular disease , may increase morbidity and mortality in the event of increased heart rate and blood pressure during the installation process endotracheal tube . Objective: This study aimed to investigate the cardiovascular response caused by endotracheal intubation in patients of Margono Soekarjo Hospital Purwokerto. Methods: This is an observational analytic with cross-sectional study. This study was conducted on 28 October to 15 November 2013 to 20 patients , men and women aged 20-40 years old. All samples were patients undergoing elective operations in Installation of Central Surgical Marono Soekarjo Hospital and ASA physical status I and II . Premedication using fentanyl 2-4μg/kgBW . Heart rate , systolic blood pressure and diastolic blood pressure was recorded before intubation , minute 1 , 2 , 3 , 4 and 5 after intubation . Data were analyzed by One- way ANOVA with significance level of p < 0.05 . Results: In the first minute after intubation , heart rate increased significantly ( p < 0.05 ) and gradually decreased until the fifth minute . Systolic blood pressure after intubation increased significantly in the first minute and reached its peak in the third minute ( p < 0.05 ) and gradually decreased until the fifth minute and the diastolic blood pressure did not significantly increased (p < 0.05) after action intubation . Conclusion: Heart rate and systolic blood pressure are increase significantly after endotracheal intubation.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save