Home
Login.
Artikelilmiahs
7278
Update
NAHIYAH ISNANDA
NIM
Judul Artikel
Jumlah Sel Leydig Pasca Pemberian Vitamin C Dan E Pada Tikus Putih Jantan Yang Mendapat Model Stres Paradoxical Sleep Deprivation
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Paradoxical Sleep Deprivarion (PSD) dapat menyebabkan kondisi stres oksidatif akibat pembentukan Reactive Oxygen Spesies (ROS) sehingga mengakibatkan kerusakan sel Leydig.Vitamin C dan E dapat menstabilkan ROS dengan melengkapi kekurangan elektron dan menghambat terjadinya reaksi berantai sehingga mencegah kerusakan sel Leydig. Tujuan: Mengetahui perbedaan jumlah sel Leydig pasca pemberian vitamin C, E dan kombinasinya pada tikus putih jantan yang mendapat stres PSD. Metode: Metode penelitiannya adalah penelitian eksperimental dengan posttest only with control group designselama 7 hari. Tikus putih jantan (28 ekor) dibagi 4 kelompok. Kelompok I (kontrol (PSD)), kelompok II (PSD dan vitamin C), kelompok III (PSD dan vitamin E), dan kelompok IV (PSD dan vitamin C dan E). Testis diambil kemudian dibuat preparat dengan pewarnaan hematoksilin eosin. Hasil: Jumlah sel Leydig kelompok I (11,39±1,58),kelompok II (18,15±0,51), kelompok III (17,15±1,62) dan kelompok IV (18,88±0,65). Uji ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan (p=0,002), dilanjutkan Post Hoc LSD menunjukkan perbedaan signifikan (p<0,05) antara kelompok II, III dan IV dengan kontrol. Kesimpulan: Jumlah sel Leydigyang lebih tinggi pada tikus putih jantan yang mendapat stres PSD pasca pemberian vitamin C, E dan kombinasinya dibandingkan dengan kontrol, namun antar kelompok yang mendapat vitamin C dan E tunggal tidak berbeda dengan kombinasinya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Paradoxical Sleep Deprivarion (PSD) can cause oxidative stress conditions due to formation of Reactive Oxygen Species (ROS), which causes damage to Leydig cells. Vitamins C and E can stabilize ROS with complete lack of electrons and inhibit the chain reaction, thus preventing damage to Leydig cells. Objective:Knowing difference among the number of Leydig cells after administration of vitamin C, E and their combinations in male albino rats that received stress PSD. Method: The research methodwas anexperimental researchwith posttest only with control group designfor 7days. 28male albinoratswere divided into 4:Group I (control (PSD)), group II (PSD and vitamin C), group III (PSD and vitamin E), and group IV (PSD and vitamin C and E).Testes were taken and then made preparations with hematoxylin eosin staining. Result: Number ofLeydigcellsof group I was (11,39±1,58), groupII (18,15±0,51), groupIII (17,15±1,62)andgroup IV(18,88±0,65).ANOVA test showed significantdifferences(p=0.002), post hoc LSD showed a significant difference (p < 0.05) between groups II, III and IV with control. Conclusion: The number of Leydig cells were higher in rats that received stress PSDafter administration of vitamin C, E and combinations compared with control, but there was no differencein the group receiving vitamin C and E single compared with combination.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save