Home
Login.
Artikelilmiahs
7265
Update
MELATI PUTRI DAHLAN
NIM
Judul Artikel
Hubungan antara Golongan Darah dengan Tebal Lipatan Lemak Bawah Kulit (Skinfold) pada Mahasiswa Jurusan Keperawatan Universitas Jenderal Soedirman
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya penimbunan lemak pada dewasa muda, salah satunya faktor genetik. Faktor genetik merupakan faktor yang tidak dapat diubah polanya, termasuk golongan darah. Setiap golongan darah memiliki sensitivitas terhadap lektin khusus golongan darah masing-masing yang terkandung dalam makanan tertentu, hal ini dapat menyebabkan gizi tidak dimetabolisme secara efisien dan dapat mengakibatkan akumulasi lemak, lemak berlebih akan ditimbun di dalam sel lemak di bawah kulit yang dapat meningkatkan tebal lipatan lemak bawah kulit (skinfold). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara golongan darah dengan tebal lipatan lemak bawah kulit (skinfold) pada mahasiswa Jurusan Keperawatan Universitas Jenderal Soedirman Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional terhadap 76 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas responden perempuan (59,2%), tingkat aktivitas responden sebagian besar kadang-kadang melakukan olahraga (51,3%), rata-rata penghasilan orang tua responden di atas UMR (93,4%), pola makan responden (92,1%) biasa mengkonsumsi lektin. Mayoritas responden bergolongan darah O (39,5%), dan rata-rata responden mempunyai kategori skinfold tidak tebal (60,5%). Karakteristik responden yang memiliki hubungan dengan tebal lipatan lemak bawah kulit (skinfold) adalah aktivitas fisik dan pola makan dengan nilai p masing-masing 0,007 dan 0,043. Hubungan antara golongan darah dengan tebal lipatan lemak bawah kulit (skinfold) memiliki nilai Chi square = 12,008 dengan p = 0,007 yang berarti p value ≤ 0,05. Ada hubungan antara golongan darah dengan tebal lipatan lemak bawah kulit (skinfold) pada mahasiswa Jurusan Keperawatan Universitas Jenderal Soedirman. Kesimpulan: Golongan darah B dan AB rata-rata memiliki tebal lipatan lemak bawah kulit (skinfold) lebih tinggi dibandingkan golongan darah A dan O.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Many factors affecting the stockpiling fat in young adults, one of which genetic factors. Genetic factors are factors that can not be altered pattern, including blood type. Each blood type has a special sensitivity to the blood type lectin respectively contained in certain foods, it can cause the nutrients are not metabolized efficiently and can lead to the accumulation of fat, excess fat will be deposited in the fat cells under the skin which can increase the thick folds subcutaneous fat (skinfold). Purpose: This study aims to determine the relation between blood type with subcutaneous fat thickness (skinfold) on Student of Nursing Program. Method: This study uses an analytical method with cross-sectional correlation of the 76 respondents who met the inclusion criteria. Sampling was done by purposive sampling technique. Result: The results showed that the majority of female respondents (59.2%), the level of activity of the majority of respondents sometimes do sports (51.3%), the average income of the elderly respondents above the minimum wage (93.4%), diet of respondents ( 92.1 % ) ordinary consume lectin. The majority of respondents as blood group O (39.5%), and the average respondent has not skinfold thickness category (60.5%). Characteristic of respondents having the relationship with subcutaneous fat thickness (skinfold) is physical activity and diet with each p value 0.007 and 0.043. The relationship between blood type with subcutaneous fat thickness (skinfold) has a value of Chi square = 12.008 with p = 0.007, which means p value ≤ 0.05. There is a relation between blood type with subcutaneous fat thickness (skinfold) on Student of Nursing Program. Conclusion: The blood group B and AB average having thick folds fat under the skin ( skinfold ) higher than the blood group A and O.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save