Home
Login.
Artikelilmiahs
7237
Update
TRI TUSTIAN JAYANTI
NIM
Judul Artikel
FORMULASI BERAS ANALOG DARI TEPUNG JAGUNG DAN KACANG MERAH DENGAN PENAMBAHAN GLUKOMANAN SEBAGAI TEKSTURIZER
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Beras analog atau beras tiruan (artificial rice) adalah beras yang dibuat dari non padi dengan kandungan karbohidrat mendekati atau melebihi beras dengan bentuk menyerupai beras dan dapat berasal dari kombinasi tepung lokal atau padi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perbandingan tepung komposit terbaik antara tepung jagung dan tepung kacang merah untuk menghasilkan beras analog dengan kualitas yang baik serta untuk mengetahui pengaruh dari penambahan glukomanan terhadap tekstur beras analog yang dihasilkan, Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 20 kombinasi perlakuan dan 2 kali ulangan. Faktor yang dicoba adalah proporsi tepung jagung-kacang merah (T) yang terdiri dari 5 taraf yaitu T1 (90:10); T2 (85:15); T3 (80:20); T4 (75:25); dan T5 (70:30) serta konsentrasi glukomannan (G) yang terdiri dari 4 taraf yaitu G1 (0,5%); G2 (1 %); G3 (1,5%); dan G4 (2%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan yang menghasilkan beras analog dengan nilai protein total dan nilai kesukaan tertinggi yaitu perlakuan proporsi tepung jagung-kacang merah 70:30 dengan konsentrasi glukomanan 1% (T5G2). Kombinasi perlakuan ini memiliki nilai rendemen 80,50%; densitas kamba 0,52 gr/ml; koefisien rehidrasi 3,19; kadar air 4,16 % (bb); kadar abu 1,38% (bk); protein total 14,57% (bk); kadar lemak 1,91% (bk); dan karbohidrat 82,11% (bk).
Abtrak (Bhs. Inggris)
Analog rice or artificial rice was made from non-paddy which its carbohydrate content almost or better than paddy and its shape like paddy, also can be made from a combination of local flour or rice. The purposes of this research were to determine the best proportion between corn and red beans flour to produce good quality analog rice also to determine the effect of glucomanan addition to the texture of analog rice. This research was an experimental method with completely randomized design (CRD) consisted of 20 combinations of treatments and 2 replications. Factors to be tested are the proportion of corn-red beans flour which consisted 5 levels, i.e., 90:10 (T1), 85:15 (T2), 80:20 (T3), 75:25 (T4), and 70:30 (T5) and the glucomanan consentration which consisted 4 levels, i.e., 0.5% (G1), 1% (G2), 1.5% (G3), and 2% (G4). The results showed that the best analog rice produced by treatment combination of corn-red beans flour with proportion 70:30 and 1 % glucomanan concentration (T5G2). This treatment combination has 80.50 of yield; 0.52 of bulk density; 3.19 of rehydration coefficient; 4.16% (wb) of moisture content; 1,38% (db) of ash content of; 14,57% of total protein; 1,91% of fat, and 82,11% of carbohydrate.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save