Home
Login.
Artikelilmiahs
7189
Update
SORAYA KUSUMA PUTRI
NIM
Judul Artikel
APLIKASI FORMULA CMC - EKSTRAK KECOMBRANG (Nicolaia speciosa Horan) SEBAGAI COATING SALAK PONDOH UNTUK MENINGKATKAN MASA SIMPAN : KAJIAN KOMPARATIF DARI TANGKAI DAN BUNGA KECOMBRANG
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Salak pondoh merupakan salah satu buah yang cepat mengalami kerusakan. Penelitian ini menggunakan pengawet alami tangkai dan bunga kecombrang. Tujuan penelitian adalah 1) menetapkan ekstrak bagian kecombrang terbaik terhadap sifat kimia dan sensori buah salak pondoh 2) menetapkan konsentrasi CMC dalam ekstrak kecombrang terbaik terhadap sifat kimia dan sensori buah salak pondoh 3) mengetahui lama simpan yang signifikan dengan buah salak segar dari sifat kimia dan sensori buah salak pondoh. Penelitian ini menggunakan RAK dengan 2 kali ulangan. Faktor yang dicoba adalah ekstrak bagian kecombrang (B1= bunga, B2= tangkai bunga), konsentrasi CMC dalam ekstrak kecombrang 20% (b/v) (C0=0%, C1=1%, C2= 2%, C4= 3%), dan lama penyimpanan (L0= 0 hari, L1=4 hari, L2=8 hari, L3=12 hari). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bunga kecombrang lebih baik dari tangkai bunga kecombrang. Konsentrasi CMC 1% sudah mampu menjadi pengental formula pada buah salak pondoh dari sifat kimia dan sensorinya. Lama simpan 8 hari masih memiliki sifat kimia dan sensori yang baik sehingga masih diterima oleh panelis. Buah salak pondoh dengan coating semakin lama disimpan mengalami penurunan kadar air dan tekstur serta peningkatan kadar total asam dan aroma (alkohol).
Abtrak (Bhs. Inggris)
Salak pondoh is one of rapid damaged fruits. This research used natural preservative from kecombrang flower and kecombrang stalk. The aims of this research were 1) to establish best extract of kecombrang against the chemical and sensory characteristics of salak pondoh 2) to establish the best CMC concentration in extract of kecombrang against the chemical and sensory characteristics of salak pondoh 3) to know the significant storage period from fresh salak fruits against their chemical and sensory characteristics. Factors tested were extract of kecombrang from flower (B1) and flower stalk (B2), concentration of CMC in kecombrang extract of 20% (w/v) i.e., 0% (C0), 1% (C1), 2% (C2) and 3% (C3) and the period of storage i.e., 0 day (L0), 4 days (L1), 8 days (L2) and 12 days (L4). The chemical variables observed were moisture content, ash content, pH, total acid content and reducing sugar content while sensory variables including alcohol flavor, texture, acid, sweetness and hedonic value of salak. Result of the research showed that flower extract was better than flower stalk extract. The concentration CMC of 1% was capable of being a thickener of formula on chemical and sensory characteristics of salak pondoh fruit. The period of storage in 8 days still had good chemical and sensory characteristics so salak was still accepted by panelist. Coating salak pondoh decreased their moisture content and texture but increased their total acid content and flavor (alcohol).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save