Home
Login.
Artikelilmiahs
7166
Update
FAWZY MUHAMMAD BAYFURQON
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN ANTAR VARIABEL PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI 6 GENOTIP PADI PADA LAHAN SALIN DI DESA KARANGKANDRI KECAMATAN KESUGIHAN KABUPATEN CILACAP
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antar variabel pertumbuhan dan produksi enam genotip padi pada lahan salin. Penelitian dilaksanakan di Desa Karangkandri, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, selama 4 bulan sejak Mei sampai Agustus 2013. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 6 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan total, jumlah anakan produktif, panjang akar, volume akar, bobot gabah kering, bobot 1000 biji, dan umur berbunga. Data pengamatan dianalisis dengan menggunakan uji F dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan tingkat ketelitian 95% dan analisis korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan variabel tinggi tanaman berbanding lurus dengan peningkatan jumlah anakan total. Enam genotip padi yang dicobakan mampu tumbuh dan berproduksi pada lahan salin. Produksi enam genotip padi yang didapatkan yaitu Ciherang dengan 3,6 ton/ha, Dendang dengan 2,2 ton/ha, Unsoed 7 dengan 3,0 ton/ha, Unsoed 8 dengan 3,4 ton/ha, Unsoed 9 dengan 3,2 ton/ha, dan Unsoed 10 dengan 3,2 ton/ha.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to determine the relationship between variable of growth and yield of 6 rice genotypes on saline land. The experiment was conducted in the village of Karangkandri, Kesugihan District, Cilacap regency, during 4 months from May to August 2013. The design used was Randomized Complete Block Design (RCBD) with 6 treatments and repeated 3 times. The variables measured were plant height, number of leaves, number of tillers, number of productive tillers, root length, root volume, dry shell weight, weight of 1000 seeds, and flowering. Data were analyzed using the F test followed by a test of Least Significant Difference (LSD) with a 95 % accuracy rate and correlation analysis. The results showed that increase in plant height variable was directly proportional to the increase in the total number of tillers. Six rice genotypes tested were could grow and produce on saline land. Production of six rice genotypes obtained that was Ciherang with 3.6 tonnes / ha, Dendang with 2.2 tonnes / ha, Unsoed 7 with 3.0 tonnes / ha, Unsoed 8 with 3.4 tonnes / ha, Unsoed 9 with 3, 2 tonnes / ha, and Unsoed 10 with 3.2 tonnes / ha.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save