Home
Login.
Artikelilmiahs
7062
Update
YULIYANTO, S.Pt
NIM
Judul Artikel
PENGGUNAAN TONGKOL JAGUNG TERAMONIASI DALAM KONSENTRAT SAPI PERANAKAN ONGOLE JANTAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh taraf penggunaan tongkol jagung amoniasi sebanyak 5%, 10%, dan 15% dalam konsentrat sapi potong Peranakan Ongole terhadap kecernaan bahan kering, bahan organik, energi, neraca energi, dan sintesis protein mikroba secara in vivo. Penelitian menggunakan 20 ekor sapi Peranakan Ongole jantan dengan umur ± 18 bulan dan kisaran bobot badan awal 221,5 – 305,5 kg. Penelitian menggunakan metode eksperimental, yang dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan bobot awal sapi sebagai kelompok. Perlakuan yang diuji adalah taraf penggunaan tongkol jagung amoniasi dalam konsentrat T0 : 0 %; T1 : 5%; T2 : 10%; T3 : 15%. Bahan pakan terdiri atas jerami padi amoniasi, tongkol jagung amoniasi dan konsentrat. Peubah yang diukur dalam penelitian ini adalah sintesis protein mikroba dalam rumen diukur dengan metode pengukuran derivat purin dalam urin; kecernaan bahan kering (KBK), kecernaan bahan organik (KBO), kecernaan energi, dan neraca energi yang dilakukan dengan metode koleksi total. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji orthogonal polinomial. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan tongkol jagung amoniasi dalam konsentrat sapi Peranakan Ongole sampai dengan taraf 10% berpengaruh terhadap penurunan kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organik secara linier dan kecernaan energi maupun sintesis protein mikroba secara kubik, namun tidak berpengaruh terhadap neraca energi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tongkol jagung amoniasi dapat dicampur dengan konsentrat sebanyak 5% untuk dijadikan pakan sapi Peranakan Ongole jantan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The purpose of this research for studying the influence level of corn cob ammoniated as much as 5%, 10%, and 15% in concentrates cattle ongole straits bull on dry matter digestibility, organic matter digestibility, energy, energy balance and synthesis of microbial protein in vivo. This experiment using 20 cows ongole straits bull with ± 18 months of age and weight range from 221,5 - 305,5 kg. This research used experimental method design according to Group Randomized Design with initial weight of cows as a group. The treatments tested is the use of corn cobs ammoniated level in the concentrate T0 : 0 %; T1 : 5 %; T2 : 10 %; T3 : 15 %. Feed material is composed of ammoniated rice straw, ammoniated cob corn and concentrates. Variables measured this experiment is the synthesis of microbial protein in the rumen measured by the method of measurement of purine derivatives in urine, dry matter digestibility, organic matter digestibility, energy digestibility and energy balance is performed with total collection method. Data obtained analyzed by variety of prints and continued with orthogonal polynomial test. The results showed the use of corn cobs ammoniation Peranakan Ongole cattle in concentrate up to 10% effect level to decrease the digestibility of dry matter, organic matter digestibility linearly, while energy digestibility and microbial protein synthesis in cubic, but had no effect on energy balance. Based on the results of this study concluded that ammoniation of corn cobs can be mixed with the concentrate as much as 5% to be used as cattle feed Ongole bull.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save