Home
Login.
Artikelilmiahs
7054
Update
RINA DESTIANA, S.E
NIM
Judul Artikel
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR INTERNAL YANG MEMPENGARUHI PEMBIAYAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) PADA PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) telah terbukti ketangguhannya dalam menghadapi krisis moneter yang melanda Indonesia. Kinerja UMKM yang cenderung relatif resisten terhadap goncangan ekonomi semakin membuktikan peranan penting UMKM dalam perkembangan perekonomian di Indonesia. Kontribusi yang signifikan telah diberikan oleh UMKM dalam penyerapan tenaga kerja, peningkatan Produk Domestik Bruto Nasional dan sebagai dasar bagi pertumbuhan industri. Mengingat potensi besar yang dimiliki oleh UMKM, sudah tentu UMKM membutuhkan dukungan dari sektor perbankan yang salah satu fungsinya adalah menyalurkan dana kepada masyarakat dalam bentuk pembiayaan. Peran perbankan melalui pembiayaan yang berpihak kepada UMKM sangat diperlukan, akan tetapi kemampuan bank dalam menyalurkan pembiayaan dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik faktor internal maupun eksternal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor-faktor internal atau faktor-faktor yang merujuk kepada kondisi internal bank, yaitu dana pihak ketiga (DPK), permodalan, profitabilitas, risiko dan likuiditas terhadap pembiayaan UMKM pada perbankan syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan gabungan Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) yang tercatat di Statistik Perbankan Syariah (website Bank Indonesia) sebagai subjek penelitian. Periode penelitian adalah tahun 2008 sampai dengan bulan Juni tahun 2013, akan tetapi karena keterbatasan data yang disajikan Statistik Perbankan Syariah, untuk tahun 2008 dan 2009 data yang diamati adalah data triwulanan, yaitu bulan Maret, Juni, September dan Desember, sedangkan untuk tahun 2010 sampai dengan bulan Juni 2013, datanya adalah data bulanan sehingga penelitian ini menggunakan 50 waktu amatan. Data observasi dianalisis secara regresi menggunakan SPSS Statistics 17.0. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa faktor-faktor internal yang secara signifikan mempengaruhi pembiayaan UMKM pada perbankan syariah di Indonesia selama periode penelitian adalah DPK dan likuiditas, sedangkan faktor-faktor internal lainnya yaitu permodalan, profitabilitas dan risiko, tidak berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan UMKM. Berdasarkan hasil penelitian, untuk meningkatkan pembiayaan UMKM maka bank syariah hendaknya meningkatkan penghimpunan DPK dan likuiditas. Bank syariah dapat meningkatkan penghimpunan DPK dengan melakukan berbagai upaya agar masyarakat tertarik untuk menyimpan dana mereka di bank syariah. Upaya-upaya tersebut diantaranya dengan meningkatkan pelayanan yang baik dan profesional kepada nasabah agar nasabah menjadi loyal dan tidak beralih ke bank konvensional. Hal ini tentu saja dapat terwujud jika sumber daya manusia yang dimiliki oleh bank syariah memiliki kemampuan dan keahlian yang memadai guna mendukung operasional bank syariah. Selain itu, untuk meningkatkan penghimpunan DPK, bank syariah hendaknya memperluas jaringan pelayanan hingga ke pelosok-pelosok agar mudah diakses oleh masyarakat. Untuk menarik minat masyarakat agar menyimpan dana mereka di bank syariah, bank syariah dapat menyelenggarakan sejumlah program reward yang menarik, misalnya dengan memberikan berbagai hadiah kepada nasabah yang memiliki simpanan atau deposito di bank syariah, memberikan diskon di berbagai merchant bagi pemegang kartu ATM bank syariah, memberikan margin yang kompetitif kepada nasabah dan memberikan keringanan kepada nasabah dalam hal biaya pemeliharaan rekening. Sedangkan untuk meningkatkan likuiditas, bank syariah hendaknya meningkatkan penghimpunan deposito, meningkatkan pendanaan jangka panjang, misalnya dengan menerbitkan sukuk (semacam obligasi) dan melalui program tabungan haji. Selain itu, bank syariah hendaknya senantiasa meningkatkan kinerjanya agar dapat mencapai profit yang tinggi. Profit yang diperoleh ini tentunya akan meningkatkan sumber dana bank syariah. Penelitian ini memiliki keterbatasan-keterbatasan, yaitu hanya menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pembiayaan UMKM dari sisi internal perbankan, periode pengamatan kurang luas karena keterbatasan data yang disajikan dan data yang digunakan dalam penelitian ini terbatas pada laporan yang telah dihimpun oleh Bank Indonesia sehingga menyebabkan ketidaksesuaian hasil pengujian dengan hipotesis yang diajukan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
It is a fact that the UMKM’s are resistant due to monetary crisis in Indonesia. It proves UMKM’s significant and important roles of the economic development in establishing employment, improving National Gross Domestic Product and developing national industries. Because of these potentials of UMKM’s, banks should provide assistantships by providing their loan as financial aids. It is however, influenced by some factors such as internal and external factors. The aim of this research was to analyze the influence of internal factors which refers to internal bank condition such as third party funds (DPK), capitals, profitability, risk and liquidity toward UMKM’s at syaria banking in Indonesia. The data of the study were taken from general syaria bank (BUS) and syaria business unit (UUS) which were provided in the syaria banking statistic from Indonesian central bank (official website of BI) from 2008 up to Juni 2013. Due to the limited data provided in syaria banking statistic, the 2008 and 2009 data were three-monthly: March, June, September and December while the 2010 to Juni 2013 data were monthly. Thus, there were 50 time series of observation. The data were analyzed by using regression provided in 17.0 ver. SPSS. The result of regression test shows that internal factors which significantly influenced UMKM’s finance at syaria banking were the DPK and liquidity, whereas the other factors such as the capital, profit and risk had no significance on the financing UMKM’s.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save