Home
Login.
Artikelilmiahs
7029
Update
RESTI SUSANTI
NIM
Judul Artikel
EVALUASI KEPUASAN KONSUMEN APOTEK TERHADAP KUALITAS PELAYANAN APOTEK DI KOTA TASIKMALAYA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kegiatan pelayanan kefarmasian yang tadinya hanya berfokus pada pengolalaan obat sebagai komoditi berubah menjadi pelayanan yang menjadi pelayanan yang komperhensif dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepuasan dengan membandingkan harapan dan kenyataan pelayanan yang diterima konsumen apotek di kota Tasikmalaya. Metode penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan cross sectional. sampel dalam penelitian ini adalah konsumen apotek sebanyak 101 orang yang diambil secara purposive sampling. alat yang digunakan pada penelitian ini berupa kuesioner. analisis data yang digunakan untuk mengetahui harapan dan kenmyataan kepuasan konsumen apotek terhadap kualitas pelayanan apotek yaitu:tingkat kesesuaian, analisis gap, dan diagram kartesius. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian rata-rata antara harapan dan kenyataan sebesar 99,05% yang berarti bahwa konsumen belum puas terhadap kualitas pelayanan yang diberikan. hasil analisis gap menunjukkan bahwa terdapat gap antara rata-rata- harapan dan kenyataan sebesar -0,026 termasuk kedalam klasifikasi sedang, sehingga dapat dinyatakan bahwa konsumen merasa belum puas atas kualitas pelayanan yang diberikan. berdasarkan digaram kartesius, semua item pertanyaan tersebar di semua kuadran. item pertanyaan yang paling banyak menempati kuadaran A adalah pertanyaan dari dimensi kehandalan (reliability),sehingga perlu segera diperbaiki. berdasarkan hasil analisis tingkat kesesuaian, analisis gap, dan diagram kartesius, dapat disimpulkan bahwa konsumen apotek masih merasa belum puas terhadap kualitas pelayanan apotek di Kota Tasikmalaya.Perlu dilakukan penambahan tenaga kerja di apotek dan menerapkan waktu stndar pelayanan, untuk bisa meningkatkan kualitas pelayanan obat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Pharmacy activities which was only focuses on the medicines as a commodity has turned into a more comprehensive service and be more about increasing patient’s life-quality oriented. The purpose of this research is to determine the customers’ satisfaction by comparing the gap of expectation and the service of pharmacies in Tasikmalaya. The method of the research is the survey method with cross-sectional approach. The sampel of the research are 101 pharmacy customers by purposive sampling. The data taking process is taken by questionnaire. The data analysis to obtain the expectation and the customers’ satisfaction on the pharmacy service quality are: the adjustment level, gap analysis, and the cartesius diagram. The result of the research shows that the average of adjustment level between the expectation and the real service is 97,80%, shows that the customers are not satisfied yet with the service quality given. The gap analysis shows that the gap between the expectation and the real service is medium on -0,026, describes that the customers are still not satisfied on the service quality given. According to cartesius diagram, all items of questions are spread on each quadrant. Question that dominates A quadrant is about reliability, the must be a concern of the pharmacies. According to the adjustment level, gap analysis and cartesius diagram, the conclusion is the customers are still dissatisfied with the service quality of the pharmacies in Tasikmalaya. More manpower for the pharmacies must be applied, in order to increase the service quality especially the time spent to serve. Keywords: Customers’ Satisfaction, Service Quality, Pharmacies in Tasikamalaya, Gap Analysis.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save