Home
Login.
Artikelilmiahs
7016
Update
DEVI SUSILAWATI
NIM
Judul Artikel
STUDI KOMPARASI SANITASI PADA PASAR WAGE DAN PASAR AJIBARANG KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2013
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pertumbuhan pasar tradisional sangat memprihatinkan, tahun 1985 dilaporkan bahwa pasar tradisional di Jakarta berjumlah 151 (78%) sedangkan pasar modern hanya (22%). Tetapi pada tahun 2005, pasar modern melonjak menjadi 449 pasar (7%) sedangkan pasar tradisional tetap berjumlah 151 atau 2% dari total pasar. Pasar tradisional yang memenuhi hygiene sanitasi yang baik maka dapat disebut bahwa pasar tersebut termasuk ke dalam pasar sehat. Pasar sehat adalah kondisi pasar yang bersih, aman, nyaman, dan sehat yang terwujud melalui kerjasama seluruh stakeholder terkait dalam menyediakan bahan pangan yang aman dan bergizi bagi masyarakat. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2013 dengan tujuan untuk membandingkan gambaran tentang kondisi sanitasi pasar tradisional Pasar Wage dan Pasar Ajibarang di Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Hasil penelitian memaparkan bahwa Sanitasi air bersih, kamar mandi dan toilet, pengelolaan sampah, drainage, tempat cuci tangan, binatang penular penyakit/vektor, kualitas makanan/bahan makanan dan desinfeksi pasar yang ada di Pasar Wage dan Pasar Ajibarang keduanya tidak memenuhi standar yang sesuai dengan Kepmenkes Nomor 519/Menkes/SK/IV/2008 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pasar Sehat. Maka dari itu pedagang/penghuni pasar harus bisa menjaga kebersihan fasilitas sanitasi yang ada,dan juga perlu adanya koordinasi dan komitmen baik dari pihak pengelola, pedagang dan pengunjung pasar untuk meningkatkan sanitasi pasar tradisional, baik dari upaya mandiri maupun bersama dengan sektor lain yang terlibat/ bertanggung jawab.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The Growth of traditional markets is very alarming, in 1985 it was reported that traditional markets in Jakarta totaled 151 (78%), meanwhile modern markets were only 22%. However in 2005, the number of modern markets increased to 449, whereas the number of traditional markets still totaled 151 or 2% of the total market. Traditional markets which fulfill the criteria of good hygienic sanitation included into healthy market category. Healthy market is a condition in which the market is clean, safe, comfortable, and healthy. This condition is the result of cooperation between all of stake holders who provide safe and nutritious groceries for the community. The research which was conducted in June 2013 has a purpose to compare the condition of sanitation in Wage traditional market and Ajibarang traditional market in Banyumas. This research is descriptive research. The result of this research explained that the clean water sanitation, bathroom and toilet, waste management, drainage, washbasin, carriers (animal passes a disease to human or other animal)/vector, food/groceries quality and market disinfectant that exist in Wage traditional market and Ajibarang traditional market does not fulfill the appropriate standard of Kepmenkes Nomor 519/Menkes/SK/IV/2008 about Healthy Market Coordination Guidelines. Thus the sellers must be able to keep the cleanness of the facilities. In addition, there should be coordination among managers, sellers, and visitors/costumers to increase the quality of sanitation in traditional markets. To increase the quality of sanitation need not only independent effort but also the cooperation with the other responsible sectors.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save