Home
Login.
Artikelilmiahs
6956
Update
RISNA PEBRIATI
NIM
Judul Artikel
GEOLOGI DAN STUDI GEOKIMIA SISTEM PANAS BUMI DAERAH GUNUNG BATUR KABUPATEN BANGLI PROVINSI BALI
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Daerah penelitian secara geografis terletak pada koordinat UTM 318.000 – 325.000 mE dan 9.086.000 – 9.092.000 mS (Zona 50S) dan secara administratif termasuk dalam Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi permukaan dan sejarah geologi daerah Gunung Batur berdasarkan data lapangan dengan skala 1:12.500 dengan luas area 6x7 km2, menganalisis aspek geokimia fluida panas bumi Gunung Batur, dan membuat sistem panas bumi daerah Gunung Batur melalui survei geokimia. Geomorfologi daerah penelitian dibagi menjadi lima satuan, yaitu Satuan Kawah Fumarola - Solfatara, Satuan Punggungan Aliran Lava, Satuan Dataran Aliran Lava, Satuan Dataran Piroklastik dan Satuan Dinding Kaldera. Tahap geomorfik daerah penelitian adalah muda. Stratigrafi daerah penelitian terdiri atas tiga satuan batuan tidak resmi. Satuan tersebut dari tua ke muda yaitu Satuan Tuf, Satuan Endapan Piroklastik, dan Satuan Aliran Lava. Ketiga satuan batuan tersebut terbentuk pada Zaman Kuarter. Struktur geologi daerah penelitian adalah struktur kaldera dan struktur melingkar turun yang terbentuk akibat crater collapsed. Struktur tersebut menimbulkan adanya manifestasi aktif berupa fumarola dan solfatara. Studi khusus dilakukan untuk mengetahui model sistem panas bumi daerah Gunung Batur. Manifestasi panas bumi terdiri dari mata air hangat dengan pH sekitar netral, fumarola, dan solfatara. Reservoar berada pada kedalaman sekitar 1.500 – 2.400 meter dengan temperatur 2500C - 3740C berdasarkan pengukuran langsung temperatur solfatara di lapangan. Fumarola dan solfatara merupakan zona aliran ke atas reservoar (upflow), sedangkan mata air hangat Toya Bungkah dan Songan merupakan zona aliran lateral (outflow).
Abtrak (Bhs. Inggris)
The research area is geographically located on UTM 50S zone with coordinates 318.000 – 325.000 mE dan 9.086.000 – 9.092.000 mS. Administratively, the research area is located in Kintamani Subregency, Bangli regency, Bali Province. The purpose of the research is to understand the geology and geological history of Batur Volcano based on field data using scale of 1:12.500 in 6x7 km2 area, to analize the geothermal fluid geochemistry of Batur Volcano system, and making the geothermal system model of Batur Volcano through geochemistry study. Geomorphology of study area is divided into five units, namely Fumaroles – Solphatara Crater Unit, Lava Flow Ridge Unit, Lava Flow Plain Unit, Pyroclastic Plain Unit, and Caldera Wall Unit. The research area is in young geomorfic stage. Stratigraphy of research area consists of three unofficial lithological units. The lithological untis, from old to young, are Tuf Unit, Pyroclastic Deposit Unit, and Lava Flow Unit. Those lihtological units are formed during Quarter. The geological structure in the research area is caldera structure and rim. The structure evoke the active geothermal manifestation, such as fumaroles and solphatara. The specific research is conducted to determine the geothermal system model in Batur Volcano. The geothermal manifestations consist of warmsprings, fumaroles and solphatara. Reservoar located at depth of 1.500 – 2.400 metres with temperature 2500C - 3740C based on direct measuring temperature of solphatara on field. The fumaroles and solphatara are located on the upflow zone, whereas Toya Bungkah and Songan warmsprings are located on the outflow zone.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save