Home
Login.
Artikelilmiahs
6643
Update
FAIRYLY NAGRITA ROSANA OSCAR LIESTYO HADI SUKATNO PUTRI
NIM
Judul Artikel
PERAN AKTIF WANITA PENGRAJIN MAKANAN BERBAHAN DASAR IKAN NILA TERHADAP TINGKAT KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA DI DESA SUMBEREJO KECAMATAN WADASLINTANG KABUPATEN WONOSOBO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini mengambil judul “Peran Aktif Wanita Pengrajin Makanan Berbahan Dasar Ikan Nila Terhadap Tingkat Kesejahteraan Rumah Tangga di Desa Sumberejo Kecamatan Wadaslintang Kabupaten Wonosobo”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variabel modal usaha, jam kerja, umur, dan lama usaha terhadap tingkat pendapatan wanita pengrajin makanan berbahan dasar ikan nila dan seberapa besar sumbangan pendapatan yang diberikan pengrajin terhadap pendapatan rumah tangga, serta kemampuan pendapatan pengrajin dalam memenuhi kebutuhan hidup layak (KHL). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode sensus dengan menggunakan data primer dan sekunder. Untuk mengetahui hubungan antara variabel modal usaha, jam kerja, umur, dan lama usaha terhadap tingkat pendapatan pengrajin digunakan analisis tabulasi silang. Untuk mengetahui sumbangan pendapatan pengrajin terhadap pendapatan rumah tangga digunakan perbandingan, sedangkan untuk mengetahui tingkat kesejahteraan rumah tangga yang dilihat dari pemenuhan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) digunakan rasio pendapatan perkapita terhadap KHL yang ditetapkan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Wonosobo bulan Mei 2013. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data diperoleh kesimpulan bahwa variabel modal usaha, jam kerja, dan lama usaha memiliki hubungan yang positif terhadap pendapatan pengrajin sedangkan variabel umur tidak memiliki hubungan terhadap pendapatan pengrajin. Pendapatan pengrajin memberikan sumbangan yang cukup besar terhadap pendapatan rumah tangga. Pendapatan rumah tangga wanita pengrajin makanan berbahan dasar ikan nila di Desa Sumberejo Kecamatan Wadaslintang Kabupaten Wonosobo belum memenuhi standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Implikasi yang dapat disampaikan yaitu hendaknya wanita pengrajin makanan berbahan dasar ikan nila dapat mengetahui berbagai variabel yang memiliki hubungan dengan pendapatan diantaranya adalah modal usaha, jam kerja, umur, dan lama usaha. Selain itu disarankan agar pengrajin mampu meningkatkan modal usaha sehingga dapat menambah jumlah produksi yang dihasilkan dan dapat menentukan curahan jam kerja yang lebih efisien dan fleksibel. Bagi pengrajin yang berusia muda diharapkan dapat memanfaatkan kemampuan fisiknya untuk meningkatkan produktivitas, sehingga dapat meningkatkan produk yang dihasilkan. Diharapkan pengrajin tetap fokus dalam usaha ini karena melihat sumbangan pendapatannya yang besar dari usaha ini sangat berperan dalam pemenuhan kebutuhan hidup keluarga. Bagi wanita pengrajin makanan berbahan dasar ikan nila yang memiliki tingkat pendapatan cukup tinggi diharapkan dapat mempertahankan tingkat penjualan yang telah dicapai dan berusaha meningkatkannya, sedangkan bagi pengrajin yang tingkat pendapatannya rendah diharapkan dapat memperbanyak produk yang dihasilkan sehingga pendapatan yang diperoleh meningkat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research takes the title of the “Active Role of the Women Food Makers with the Basic Ingredient of Nila Fish to tke Level of Household Prosperity at the Village of Sumberejo in the Sub District of Wadaslintang in the Regency of Wonosobo”. This research aims to analyze the business capital variable, work hours, age, and the duration of business to the income rate of women food makers that uses the basic ingridient of nila fish and how big is the income support that has been given by makers to the household income, and the ability of makers income in fulfilling the Desserved Life Need (KHL). The research is conducted by using the method of census with the primary and secondary data. To find out the correlation between the business capital variable, work hour, age, and business duration to the income rate, the analysis of cross tabulation comparison is used, and to find out the household prosperity level that is seen from the fulfillment of the need life of Desserved Life Need, the income ratio per capita to the KHL is used by doing the comparison between the income per capita with the level of KHL that is stated by Departement of Labor and Transmigration in Regency of Wonosobo on May 2013. Based on the result of research and analysis data, it can be concluded that the business capital variable, work hour, and business duration have the positive correlation to the makers income and the age variable does not have the correlation to the makers income. The makers income gives quite big support to the household income. The household income of women food makers with the basic ingridient of nila fish at the Village of Sumberejo in the Sub District of Wadaslintang in the Regency of Wonosobo has not fulfilled the standard of Disserved Life Need (KHL). The implication is that it is supposed to the women food makers with the basic ingridient of nila fish can figure out many of the variable which has the correlation with the income such as the business capital, work hours, age, and business duration. Besides that it is suggested to the women food makers with the basic ingridient of nila fish can increase the businees capital, so that it can add the total production that has been produced and can determine the work hours more efficient and flexible. Besides that the women food makers with the basic ingridient of nila fish who has young age it is hopefully, they can use their physical ability to increase the productivity, so that it can increase the product that want to be produced. For the women food makers with the basic ingridient of nila fish who have a high enough income levels are expected to maintain the level of sales has been achieved and try to improve it, while for the makers whose income is low is expected to expand the product so that the income increases.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save