Home
Login.
Artikelilmiahs
6634
Update
ADITYA RIFQI ZULFAHMI
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Dosis Ragi Tape dan Lama Fermentasi Terhadap Produksi Bioetanol Dari Biji Sorgum
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Sorgum manis merupakan salah satu tanaman yang berpotensi dikembangkan menjadi bioetanol karena mengandung gula pada bijinya. Faktor yang berpengaruh dalam produksi etanol antara lain dosis ragi dan lama fermentasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) mengetahui pengaruh perlakuan dosis ragi tape dan lama fermentasi terhadap kadar etanol yang dihasilkan biji sorgum, 2) mengetahui rendemen etanol optimum dari biji sorgum. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai Mei 2013 di Laboratorium Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dua faktor dengan sembilan kombinasi dan tiga kali ulangan. Faktor-faktor yang diuji adalah dosis ragi yaitu 10% m/m, 12% m/m dan 14% m/m; dan lama fermentasi yaitu 3, 6 dan 9 hari. Variabel yang diamati adalah kadar etanol dan rendemen bioetanol. Kadar etanol hasil fermentasi diukur menggunakan metode spektrofotometri, sedangkan untuk mengetahui pengaruh perlakuan dilakukan analisis sidik ragam. Jika berpengaruh maka dilanjutkan dengan uji perbandingan ganda menggunakan Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar dosis ragi tape yang ditambahkan pada fermentasi biji sorgum manis semakin tinggi kadar etanol yang dihasilkan. Semakin lama waktu fermentasi, kadar etanol yang dihasilkan semakin tinggi sampai pada titik maksimum tertentu kemudian mengalami penurunan. Dosis ragi tape 12% m/m dan lama fermentasi 6 hari merupakan perlakuan optimum yang menghasilkan kadar etanol 1,58% dan rendemen bioetanol 4,14%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Sweet sorghum is one of the crops which is potential to be developed into bioethanol because containing sugar on the seeds. The influential factors in the production of ethanol, the dose of yeast and fermentation. This research was aimed to: 1) Knowing influence treatment doses yeast tape and long fermentation against levels ethanol seeds sorghum produced, 2) knowing rendemen ethanol optimum from seeds sorghum. The research was carried out in February until May 2013 at the Agricultural Technology Laboratory, Faculty of Agriculture, University of Jenderal Soedirman. The research used Randomized Block Design-two factors with nine treatments and three replications. The factors tested are yeast “tape” doses, i.e: 10% m/m, 12% m/m and 14% m/m; and fermentation period, i.e: 3 days, 6 days and 9 days. The observed variables are the ethanol levels and bioethanol yield. Levels ethanol results fermentation measured using spectrophotometry method, while to know influence treatment is carried out the analysis of varians. If the effect is significant then followed by Duncan’s multiple range test (DMRT) at the level of 5%.Result of the research showed that the greater which yeast “tape” doses added on the fermentation process of sweet sorghum seeds, the higher levels of ethanol produced. The longer fermentation time corresponded with increasing ethanol level until certain point, then decreasing afterward. The dose of yeast “tape” of 12% m/m and fermentation period of 6 days is the optimum treatments produced ethanol levels of 1.58% and bioethanol yield of 4.14%.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save