Home
Login.
Artikelilmiahs
6590
Update
LUTFI WIDI ABIDIN
NIM
Judul Artikel
SUPLEMENTASI TEPUNG DAUN SALAM (SYZYGIUM POLYANTHUM) DALAM RANSUM TERHADAP BOBOT TUBUH DAN PERSENTASE KARKAS ITIK RAMBON JANTAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 20 Mei 2013 di Desa Dukuh Waluh, Kecamatan Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh dan level pemberian yang optimal tepung daun salam terhadap bobot tubuh dan persentase karkas Itik Rambon jantan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Penelitian ini menggunakan 80 ekor Itik Rambon jantan . Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan, masing-masing ulangan terdiri dari 4 ekor Itik Rambon jantan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi dan orthogonal polynomial untuk mengetahui persentase tepung daun salam yang optimal sebagai suplementasi. Perlakuan dalam penelitian ini terdiri dari R0 (Ransum tanpa penambahan tepung daun salam), R1 (Ransum + 3% tepung daun salam), R2 (Ransum + 6% tepung daun salam), R3 (Ransum + 9% tepung daun salam). Peubah yang diamati adalah bobot tubuh dan persentase karkas. Rata-rata bobot tubuh dan persentase karkas dari perlakuan secara berurutan yaitu R0 =1355,8±82,42 g/ekor dan 61,3±1,99%, R1=1372,8±79,68 g/ekor dan 62,2±1,74%, R2 =1389,8±97,72 g/ekor dan 62,17±1,36%, R3 =1378,8±59,25 g/ekor dan 61,03±0,66% . Hasil analisis variansi menunjukkan suplementasi tepung daun salam dengan level 3%, 6%, 9% tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap bobot tubuh dan persentase karkas Itik Rambon jantan. Penggunaan tepung daun salam (Syzygium polyanthum) sebagai pakan suplementasi sampai dengan level 9 % dalam ransum menghasilkan bobot tubuh dan persentase karkas Itik Rambon jantan yang relatif sama.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This reserch was conducted on May 20, 2013 in the Dukuh Waluh village, Purwokerto, Banyumas. The purpose of this reserch was to determine the optimal level of propotion Salam leaf meal on the body weight and carcass percentage Rambon Drakes. The method used in this research was the experimental method. This reserch used 80 Rambon Drakes. The experimental design used was a completely randomized design (CRD) consisting of 4 treatments and 5 replicates, each replicate consisted of 4 Rambon Drakes. Data were analyzed using analysis of variance and orthogonal polynomial. This analyze aims to determine the optimal percentage of Salam leaf meal as supplementation. The reserch treatments consisted of R0 (diet without the addition of salam leaf meal), R1 (diet + 3% salam leaf meal), R2 (diet + 6% salam leaf meal), R3 (diet + 9% salam leaf meal). Variables measured were body weight and carcass percentage. The average body weight and carcass percentage of the treatments are R0 = 1355.8 ± 82.42 g / drake and 61.3 ± 1.99%, R1 = 1372.8 ± 79.68 g / drake and 62.2 ± 1.74%, R2 = 1389.8 ± 97.72 g / drake and 62.17± 1.36%, R3 = 1378.8 ± 59.25 g / drake and 61.03 ± 0.66% respectively. Results of analysis of variance showed that salam leaf meal supplementation to the level of 3%, 6%, 9% did not significantly (P>0,05) affect body weight and carcass percentage Rambon Drakes. The supplementation salam leaf meal (Syzygium polyanthum) up to 9% level in the diet produce body weight and carcass percentage of Rambon Drakes relatifely similar.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save