Home
Login.
Artikelilmiahs
6567
Update
RACHMAT ZAINUDDIN
NIM
Judul Artikel
PREFERENSI BERAS JAGUNG INSTAN PADA MASYARAKAT BERDASARKAN TINGKAT KECUKUPAN GIZI DI KECAMATAN KEMBARAN,KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Salah satu produk olahan jagung yaitu beras jagung instan yang saat ini belum dikenal oleh masyarakat luas.Untuk itu perlu adanya suatu pengujian preferensi untuk mengetahui tingkat penerimaan masyarakat berdasarkan tingkat kecukupan gizi (TKG).Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui hubungan antara tingkat kecukupan gizi responden dengan daya terima beras jagung instan, (2) mengetahui varietas dan jenis ukuran beras jagung instan yang disukai oleh masyarakat di Kecamatan Kembaran, (3) mengetahui tingkat kecukupan gizi seseorang berdasarkan pola konsumsinya (4) mengetahui hubungan antara tingkat kecukupan gizi responden dengan daya terima beras jagung instan.Teknik pemilihan lokasi di Kecamatan Kembaran dilakukan secara sengaja (purposive)pada daerah sentra produksi jagung yaitu di Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Responden dipilih menggunakan metode simple random sampling.Hasilnya, responden tersebut dikelompokan menjadi dua strata, yaitu strata tingkat kecukupan gizi baik dan strata tingkat kecukupan gizi tidak baik. Pembagian strata tersebut berdasarkan tingkat kecukupan gizi seseorang di Kecamatan Kembaran. Selanjutnya responden dipilih menggunakan metode stratified random sampling. Banyaknya responden yang diambil ditentukan dengan metode slovin.Metode slovin merupakan salah satu metode untuk menentukan jumlah sampel pada penelitian sosial (Umar, 2005).Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalahpreferensi konsumen terhadap beras jagung instan, tingkat kecukupan gizi responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beras jagung instan putih lebih diterima oleh responden TKG baik maupun TKG tidak baik, varietas dan jenis ukuran beras jagung instan yang lebih disukai oleh responden di Kecamatan Kembaran yaitu varietas jagung putih lokal dengan ukuran 10 mesh, tingkat kecukupan gizi responden di Kecamatan Kembaran berkategori baik sebanyak 54 responden, namun masih ditemukan responden dengan kategori tidak baik sebanyak 26 responden, tidak terdapat hubungan antara tingkat kecukupan gizi responden dengan kesukaan responden terhadap beras jagung instan, sehingga diharapkan beras jagung instan dapat diterima oleh semua kalangan masyarakat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The instant corn rice is one of the processed corn production. Therefore, preference testing is necessary to know an acceptance level from people based onthe level of adequate nutrition. The purposes of this research consist of (1) Known a respondent’s preference in respect to instant corn rice based on the difference level of adequate nutrition in Kembaran district, (2) Known varieties and types of instant corn rice size which people like in Kembaran district, (3) Known the level of adequate nutrition based on a consumption pattern, (4) Known a relationship between the level of adequate nutrition of respondents and a receive power of instant corn rice.The place election for research is done with purpose at the central area of corn production in Kembaran district, Banyumas office district.Respondentsare chosen by simple random sampling methode. The resultis divided into two levels respondents, the frist one is an adequate of nutrition level and the other one is an inadequate of nutrition level. Those levels division are based on the adequate of nutrition level in Kembaran district. Then, respondents are chosen with stratified random sampling method. The amount of respondents who have been taked is decided by slovin methode. A slovin methode is one way to decided sampling numbers at social research. The observed variable in this reasearch is a consumen preference with respect to instant corn rice, the level of adequate nutrition of corespondens. The research result shows that instant corn white rice is more acceptable by the good level of adequate nutrition of respondents and the bad one, variety, and the size type of instant corn rice which is more popular in people at Kembaran district is a white corn variety in the size of 10 mesh, the level of adequate nutrition respondents at Kembaran district with good category with 54 respondents, but there are still 26 respondents which unwell, there is no relationship between the level of adequate nutrition of respondents and what respondents like, so it is expected that instant corn rice can be accepted by everyone.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save