Home
Login.
Artikelilmiahs
6441
Update
ARIESKA HERMASTIADI PURWOSASMITO
NIM
Judul Artikel
Identifikasi Kedalaman Alur Pelayaran Pelabuhan Kota Tegal Menggunakan Gps Echo-Sounder
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pelabuhan digunakan sebagai tempat bersandar dan menjadi tempat bongkar muat barang, selain itu pelabuhan merupakan tempat penghubung antara nelayan dengan pengguna-pengguna hasil tangkapan. Dengan demikian pelabuhan harus mampu untuk dikelola secara baik agar kegiatan yang terjadi di dalamnya juga dapat berjalan dengan baik. GPS Echosounder dapat digunakan untuk mengidentifikasi kedalam alur pelayaran. Dalam penelitian ini mengambil lokasi Pelabuhan Kota Tegal. Penelitian dilakukan dengan memutari sepanjang alur pelayaran dengan rute tertentu agar bagian yang mewakili alur tersebut tercapai. Data yang diperoleh pada saat penelitian yaitu kedalaman dan koordinat. Setelah penelitian dilakukan diperoleh data yang selanjutnya diproses menggunakan suatu program Map Source. Program Map Source digunakan untuk mempermudah pembacaan kedalaman dan koordinat pada Autocad Land. Kedalaman dan koordinat itu akan digunakan untuk menggambarkan peta Bathimetri alur pelayaran tersebut. Proses penggambaran peta bathimetri tersebut menggunakan Autocad Land. Setelah mendapatkan peta bathimetri, diperlukan data kapal yang singgah di Pelabuhan Kota Tegal. Data kapal digunakan untuk mengetahui masih amankah Pelabuhan Kota Tegal di singgahi oleh kapal-kapal tersebut. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada beberapa kapal yang tidak aman untuk singgah di Pelabuhan Kota Tegal di karenakan ketinggian permukaan air dari dasar hanya memiliki rata-rata 2,311 meter. Setelah terkoreksi pasang surut, berdasarkan peraturan Brunn tentang keamanan pada alur persentase kapal yang masih aman untuk melalui alur Pelabuhan Tegal sebesar 29% sedangkan yang tidak aman sebesar 71%. Berdasarkan peraturan Thoresen disimpulkan bahwa persentase kapal yang aman untuk melalui alur Pelabuhan Tegal sebesar 9% sedangkan yang tidak aman sebesar 91%. Perhitungan volume pengerukan pada alur pelayaran menurut ketentuan Brunn sebesar 14.295,17 m3, dan menurut ketentuan Thoresen sebesar 15.789 m3.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Harbor is used as a resting-place and a place of loading and unloading of goods, other than that harbor is where the link between the fisherman and the catch users. Thus harbor should be able to be managed properly so that the activities that occur within it also can work well. GPS echosounder is usefull to identify the depth of waters. This research was takes place in Tegal Harbor. It is conducted through rounded the particular navigation channel in order to take part of the whole lanes. Data that is obtained during this research was the depth and coordinate point. After the research done, then the data is proceed using a program named Map Source. Map Source program is used to ease the reading process of depth and coordinate point in AutoCAD Land. The depth and coordinate point then is used to describe map of bathymetry of that navigation channel. The process in describing map of bathimetri is using Auto Land. After gaining map of bathymetry, it needs to find the data about ships that anchor in Tegal harbor. Ships data is used to find out whether Tegal harbor is still safe for those ships to anchor or not. The result of this research shows that there are several ships that are not safe to anchor in Tegal harbor for any longer since the height of sea surface from its base is only 2.311 meters in average. After corrected by tide-recede wave, based on Brunn regulation about the safety on percentage, navigation channel ships that still safe to anchor in Tegal harbor is about 29% while the rest 71% is not safe any longer. Based on Thoresen regulation, it is concluded that the percentage of ships that still safe to anchor in Tegal harbor is 9%, while the rest 91% is not safe. The calculation of dredging in the navigation channel based on Brunn provision is 14,295.13 m3 and 15,789 m3 according to Thorsen provision.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save