Home
Login.
Artikelilmiahs
6404
Update
ANDINI FAJRI, S.Si
NIM
Judul Artikel
PRODUKTIVITAS, LAJU DEKOMPOSISI, DAN KANDUNGAN KARBON SERASAH MANGROVE FAMILIA RHIZOPHORACEAE DI SEGARA ANAKAN, CILACAP
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Mangrove diketahui berpotensi dalam penyerapan karbon hingga mencapai 67,7 juta ton/ha/tahun. Potensi tersebut menjadi landasan dalam penelitian ini, yang memiliki tujuan umum mengevaluasi karbon tersimpan pada tiga spesies mangrove familia Rhizophoraceae, terdiri atas Rhizophora apiculata, Bruguiera gymnorrhiza, dan Ceriops tagal di Segara Anakan, Cilacap, Jawa Tengah. Tujuan khusus adalah untuk mengukur dan membandingkan produktivitas serasah, dekomposisi serasah dan komunitas nematoda, serta laju simpanan karbon organik, dari spesies mangrove familia Rhizophoraceae. Evaluasi karbon tersimpan pada tiga spesies mangrove tersebut dilakukan dengan mengukur dan membandingkan produktivitas serasah, dekomposisi serasah, dan laju simpanan karbon organik serasah. Produktivitas serasah diukur dengan metode litter trap, laju dekomposisi dihitung dengan percobaan litter bag, dan laju simpanan karbon organik dihitung mengikuti metode Kauffman dan Donato (2012). Ekstraksi nematoda pada serasah terdekomposisi sebagai mikrofauna yang berperan dalam food web dilakukan menggunakan metode Baermann funnel. Data dianalisis dengan Manova, dan korelasi antar variabel dihitung dengan Canonical Correspondence Analysis (CCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas serasah R. apiculata mencapai 525,15 g/m2/tahun, sedangkan B. gymnorrhiza 1.669,42 g/m2/tahun. Laju dekomposisi R. apiculata, B. gymnorrhiza, dan C. tagal berturut-turut sebesar 0,12, 0,18, dan 0,12%/hari. Hasil analisis laju simpanan karbon menunjukkan bahwa B. gymnorhiza memiliki rata-rata laju simpanan karbon lebih besar (518,69 g/m2/tahun) dibandingkan dengan R. apiculata (241,03 g/m2/tahun). Data produktivitas dan laju simpanan karbon C. tagal tidak dapat diambil karena faktor keamanan di lokasi penelitian. Sebanyak 41 familia nematoda teridentifikasi selama penelitian, yang meliputi 18 familia bacteriovores, 7 familia fungivores, 7 familia omnivores, 1 familia predator dan 8 familia root-feeders. Jumlah nematoda tertinggi terdapat pada serasah B. gymnorrhiza minggu ke-16 (34.101 individu/100 g). Indeks food web Structure index/SI, Enrichment index/EI, dan Channel index/CI R. apiculata berturut-turut yaitu 97,83-99,14; 44,83-80,95; 23,53-100,00. B. gymnorrhiza memiliki kisaran SI 96,74-99,11, EI 45,00-82,90, CI 19,29-100,00, sedangkan C. tagal memiliki nilai 97,23-99,50 (SI), 47,37-79,17 (EI), dan 22,81-100,00 (CI). Hasil analisis CCA menunjukkan korelasi antar faktor lingkungan, produktivitas, laju simpanan karbon, laju dekomposisi memiliki keeratan dan pengaruh yang kuat terhadap sebaran distribusi nematoda, dengan korelasi 0,79 (axis 1) dan 0,63 (axis 2), serta total varians mencapai 55,8%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The potential mangroves to absorb carbon stimulated research with general objective was to evaluate carbon stored in three mangrove species of family Rhizophoraceae, (Rhizophora apiculata, Bruguiera gymnorrhiza, and Ceriops tagal). The specific objectives was to measure productivity, decomposition and nematode community, as well as litter organic carbon storage of Rhizophoraceae litter. Evaluation of carbon stored was performed by measuring their productivity, decomposition and litter organic carbon storage rate. Productivity was measured by litter trap, decomposition was calculated by litter bag, and rate of organic carbon storage was estimated based on the method of Kauffman and Donato (2012). Nematodes were extracted by Baermann funnel method. Data were analyzed by Manova while the Correlation between the dependent and independent variables was tested by Canonical Correspondence Analysis (CCA). The results showed that litter productivity of R. apiculata was 525,15 g.m-2.year-1, whereas B. gymnorrhiza was 1669,42 g.m-2.year-1. Exponential decay value of R. apiculata, B. gymnorrhiza, and C. tagal were 0,12; 0,18; 0,12%.day-1. The rate of carbon storage B. gymnorhiza was 518,69 g.m-2.year-1, while R. apiculata was 241,03 g.m-2.year-1. Productivity and carbon storage rate of C. tagal were not be taken. There were 41 families of nematodes identified. The highest number of nematodes was observed in B. gymnorrhiza (34.101 individuals/100 g). Food web values indicated by structure, enrichment, and channel indices of R. apiculata were between 97,83–99,14; 44,83–80,95; 23,53–100,00. As those for B. gymnorrhiza was 96,74–99,11, 45,00–82,90, 19,29–100,00, whereas in C. tagal was between 97,23–99,50, 47,37–79,17, 22,81–100,00. CCA showed high correlation between environment factors and nematodes distribution, with cumulative percentage variance was 55,8%.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save