Home
Login.
Artikelilmiahs
6289
Update
MUHAMMAD TAUFIQUROKHMAN
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI DENGAN STATUS GIZI BALITA DI KECAMATAN KALIBAGOR KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar belakang: Setiap tahun kurang lebih 11 juta anak dan balita di seluruh dunia meninggal oleh karena penyakit-penyakit infeksi seperti infeksi saluran pernafasan atas (ISPA), diare, malaria, campak dan lain-lain. 54% dari kematian tersebut berkaitan dengan adanya kurang gizi. Salah satu faktor penting yang menjadi penyebab status gizi kurang/buruk adalah kurangnya pengetahuan ibu tentang gizi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui apakah terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi balita di Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas. Metode: Rancangan penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian ini adalah ibu beserta balitanya di Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas. Jumlah sampel sebanyak 33 orang. Variabel yang diukur adalah tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dan status gizi balita. Tingkat pengetahuan ibu diukur dengan mengguanakan kuesioner, sedangkan status gizi balita diukur berdasarkan z-score WHO menurut BB/TB. Hasil: Analisis data menggunakan chi-square diperoleh nilai p sebesar 0,003 (p<0,05), menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi balita. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi balita di Kecamatan Kalibagor Kabupaten Banyumas.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Every years at least 11 millions childrens around the world die because of illness like acute repiratory infection, diarhea, malaria, measles, etc. 54% of those deaths is connected to malnutrition. One of important factor that can be the cause of malnutrition is mother’s nutritional knowledge that is low. The aim of this research is to determine if there is any correlations between mother’s nutritional knowledge and children’s nutritional status at Kalibagor Region of Banyumas City. Methods: The design of this research is an observational analytic with cross sectional study. The subject of this research is mother-children pairs at Kalibagor Region of Banyumas City. 33 pairs sample participate in this research. The variable is mother’s nutritional knowledge and children’s nutritional status. Mother’s nutritional knowledge is measured by quetionaire, and nutritional status is measured by WHO’s weight/height Z-score. Results: Data analysis was done by chi-square test, with value of p = 0,003 (p<0,05). This result show that there is significant correlation between mother’s nutritional knowledge and children’s nutritional status. Conclusions: There is significant correlation between mother’s nutritional knowledge and children’s nutritional status in Kalibagor Region of Banyumas City.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save