Home
Login.
Artikelilmiahs
6115
Update
ANDI SETIAWAN
NIM
Judul Artikel
AUDIT KESELAMATAN JALAN PADA LOKASI RAWAN KECELAKAAN LALU LINTAS DI RUAS JALAN ANTAR KOTA DAN PERKOTAAN (Studi kasus di Kabupaten Purbalingga)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Salah satu permasalahan transportasi di Indonesia yaitu masalah kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Angka kecelakaan lalu lintas juga mengalami peningkatan di provinsi Jawa Tengah dengan tingkat kematian sebesar 2,7 per 100.000 penduduk. Salah satu Kabupaten yang mengalami peningkatan tingkat kecelakaan tiap tahunnya di Jawa Tengah adalah Kabupaten Purbalingga yaitu sebesar 93 kejadian pada tahun 2010 menjadi 473 kejadian pada tahun 2012. Salah satu penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas tersebut adalah karena kondisi geometrik jalan. Dari kondisi tersebut dapat dilakukan audit keselamatan jalan pada lokasi rawan kecelakaan di ruas jalan antar kota dan perkotaan untuk mengurangi tingkat fatalitas kecelakaan dan meningkatkan keselamatan lalu lintas. Lokasi black spot pada ruas jalan antar kota dan perkotaan di Kabupaten Purbalingga didapat dari analisis data kecelakaan lalu lintas pada tahun 2010 – 2012 yang diperoleh dari Polres Purbalingga. Data primer diperoleh dari survey yang dilakukan pada lokasi black spot untuk mengetahui kondisi eksisting geometrik jalannya, yang kemudian dilakukan audit keselamatan jalan dengan membandingkan kondisi eksisting dengan standar perencanaan jalan antar kota dan perkotaan. Berdasarkan hasil analisis diperoleh lokasi black spot di Kabupaten Purbalingga untuk ruas jalan antar kota adalah Jalan Raya Dukuh Bayeman, Desa Tlahap Lor Kecamatan Karangreja, dan Jalan Raya turut Desa Bojongsari, Kecamatan Bojongsari. Untuk ruas jalan perkotaan di Kabupaten Purbalingga adalah Jalan Raya turut Desa Toyareka, Kecamatan Kemangkon, dan Jalan Raya turut Desa Jetis, Kecamatan Kemangkon. Dari hasil audit keselamatan jalan berdasarkan data lapangan didapatkan beberapa kondisi geometrik jalan yang belum memenuhi standar perencanaan jalan antar kota dan perkotaan. kondisi tersebut secara umum meliputi lebar bahu dan kondisi perkerasan jalan yang tidak sesuai standar baik antar kota maupun perkotaan, berkurangnya fungsi rambu lalu lintas, tidak tersedianya marka jalan, jumlah lampu penerangan jalan kurang dan berkurangnya fungsi lampu penerangan jalan karena lampu mati. Usulan penanganan secara umum adalah dengan meningkatkan fungsi rambu lalu lintas dan penerangan jalan serta pengadaan marka jalan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
One of the problems of transportation in Indonesiais the problem of traffic accidents on the highway. Number of traffic accidents is also increasing in the province of Central Java with a death rate of 2.7 per 100,000 population. One of the districts that have increased levels of accidents each year in Central Java is Purbalingga is equal to 93 events in 2010 to 473 events in 2012. One of the causes of traffic accidents are due to the geometric conditions. Of these conditions can be carried out road safety audits at locations prone to accidents on roads between cities and towns to reduce the fatality rate of accidents and improve traffic safety. Locations black spot on the road between cities and urban Purbalingga obtained from the data analysis of traffic accidents in 2010 - 2012 were obtained from the Police Purbalingga. Primary data obtained from a survey conducted at the location of the black spots to determine the condition of the existing road geometric, who then conducted a road safety audit by comparing with the standard conditions of the existing inter-city planning and urban roads. Based on the analytical results obtained black spot location in the Regency Purbalingga for intercity road links are Bayeman Hamlet Road, Rural District Karangreja Tlahap Lor, and also Country Road Bojongsari, District Bojongsari. For urban road section in the Regency Purbalingga is also Country Road Toyareka, District Kemangkon, and also Country Road Coper, District Kemangkon. From a road safety audit results based on field data obtained some geometric conditions are not met the standard path planning intercity and urban roads. The condition generally includes shoulder width and condition of the road pavement Inappropriate good standard inter-city or urban areas, reduced function of traffic signs, road markings unavailability, total lack of street lighting and street lighting reduced functionality because the lights go out. Proposed handling in general is to improve the function of traffic signs and street lighting as well as the provision of road markings.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save