Home
Login.
Artikelilmiahs
6027
Update
DAVID SANTOSO
NIM
Judul Artikel
KORELASI ANTARA INDEKS MASSA TUBUH DAN TEKANAN DARAH PADA MAHASISWA JURUSAN KEDOKTERAN FKIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
KORELASI ANTARA INDEKS MASSA TUBUH DAN TEKANAN DARAH PADA MAHASISWA JURUSAN KEDOKTERAN FKIK UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN ABSTRAK Latar Belakang: Latar Belakang: Prevalensi kelebihan berat badan di dunia terus meningkat. Kelebihan berat badan disebabkan karena peningkatan kadar adipositas dalam tubuh. Peningkatan berat badan berhubungan dengan risiko terjadinya peningkatan tekanan darah. Tekanan darah yang meningkat dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke. Indeks massa tubuh (IMT) merupakan indeks yang dapat digunakan sebagai indikator adipositas tubuh. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa terdapat korelasi antara IMT dengan tekanan darah, tetapi nilainya masih bervariasi. Tujuan: Mengetahui korelasi antara IMT dengan tekanan darah pada mahasiswa Jurusan Kedokteran FKIK UNSOED. Metode: Penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional pada mahasiswa jurusan Kedokteran FKIK UNSOED angkatan 2009 - 2012. Subyek sebanyak 154 mahasiswa dipilih melalui teknik consecutive sampling : berjenis kelamin laki-laki, berusia 18 – 23 tahun, tidak merokok, dan tidak mengkonsumsi alkohol. Variabel IMT didapatkan dari berat badan (kilogram) dibagi dengan kuadrat dari tinggi badan (meter). Variabel tekanan darah didapatkan dengan mengukur tekanan darah sistolik-diastolik sebanyak tiga kali pengukuran dan direrata. Korelasi IMT dan tekanan darah dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Hasil uji korelasi Spearman antara IMT dengan tekanan darah sistolik-diastolik diperoleh nilai p < 0.05 dengan nilai r masing-masing 0.733 dan 0.727 dengan arah positif. Semakin tinggi IMT maka semakin tinggi pula tekanan darah sistolik dan tekanan darah diastolik. Kesimpulan: Terdapat korelasi antara IMT dengan tekanan darah sistolik dan diastolik pada mahasiswa jurusan Kedokteran, FKIK, Unsoed dengan kekuatan korelasi kuat dan arah korelasi positif. Kata kunci: IMT, tekanan darah.
Abtrak (Bhs. Inggris)
CORRELATION BETWEEN BODY MASS INDEX AND BLOOD PRESSURE ON THE STUDENTS OF THE DEPARTMENT OF MEDICINE FKIK JENDERAL SOEDIRMAN UNIVERSITY ABSTRACT Background: The prevalence of overweight in the world continues to increase. Overweight due to increased levels of adiposity in the body. Weight gain associated with the risk of increased blood pressure. Increased blood pressure can cause heart attack and stroke. Body mass index (BMI) is an index that can be used as an indicator of body adiposity. Several studies have proven that there is a correlation between BMI and blood pressure. Objective: To determine the correlation between BMI and blood pressure on the students of the Department of Medicine FKIK Jenderal Soedirman University (JSU). Methods: The study was observational analytic cross-sectional approach to students majoring in Medicine FKIK JSU force from 2009 to 2012. The subjects chosen by consecutive sampling technique according to the inclusion criteria: male sex, age 18-23 years old, don’t smoke, and don’t consume alcohol. As many as 154 students study subjects. Body mass index variable obtained from weight (kilograms) divided by square of height (meters). Blood pressure variable is obtained from the average measurements of systolic-diastolic blood pressure as much as three times. Correlation of BMI and blood pressure were analyzed using Spearman correlation test. Results: Spearman correlation test results between BMI and systolic-diastolic blood pressure values obtained p <0.05 with r values of each 0.733 and 0.727 with the positive direction. Conclusion: There is a correlation between BMI and systolic and diastolic blood pressure on students majoring in Medicine, FKIK, Unsoed strong correlation with the strength and direction of a positive correlation. Keywords: BMI, blood pressure.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save