Home
Login.
Artikelilmiahs
6022
Update
TRI SEJATI RAHMAWATI
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN USIA DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN PREEKLAMSIA DI RUMAH SAKIT MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO TAHUN 2012
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Preeklamsia terjadi pada 3-5% kehamilan di dunia dan merupakan penyebab penting kematian ibu dan janin. Usia dan paritas merupakan faktor risiko preeklamsia. Usia yang menjadi risiko preeklamsia adalah usia < 20 tahun dan usia > 35 tahun. Sedangkan paritas yang berhubungan dengan preeklamsia adalah paritas 0 dan paritas > 5. Tujuan: (1) Mengetahui hubungan usia dengan kejadian preeklamsia di Rumah Sakit Margono Soekarjo tahun 2012 (2) Mengetahui hubungan paritas dengan kejadian preeklamsia di Rumah Sakit Margono Soekarjo tahun 2012 Metode: Desain penelitian menggunakan studi observasional analitik dengan pendekatan case control. Subjek penelitian yaitu 52 ibu yang mengalami preeklamsia dan 52 ibu dengan tensi yang normal yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengamblan data dilakukan dengan menggunakan data sekunder yaitu rekam medis. Uji statistik yang digunakan yaitu Chi Square. Hasil: Terdapat hubungan yang bermakna antara usia < 20 dengan kejadian preeklamsia (p=0,035; OR=3,333; CI 95% 1,088-10,210). Terdapat hubungan yang bermakna antara usia > 35 tahun dengan kejadian preeklamsia (p=0,024; OR=0,347; CI 95% 0,139-0,871). Terdapat hubungan yang bermakna antara paritas 0 dengan kejadian preeklamsia (p=0,007; OR= 2,537; CI 95%,1,060-6,070). Terdapat hubungan yang bermakna antara paritas >5 dengan kejadian preeklamsia (p=0,007; OR=0,205; CI 95% 0,062-0,679). Kesimpulan: (1) Terdapat hubungan antara usia ibu dengan kejadian preeklamsia di Rumah Sakit Margono Soekarjo Purwokerto tahun 2012. (2) Terdapat hubungan antara paritas dengan kejadian preeklamsia di Rumah Sakit Margono Soekarjo Purwokerto tahun 2012
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Preeclampsia occurs in 3-5% of pregnancies in the world and an important cause of maternal and fetal mortality. Age and parity are risk factors for preeclampsia. Age which become risk factor of preeclampsia were age <20 years and age> 35 years. While parity associated with preeclampsia is parity 0 and parity > 5 Objective: (1) To know the association of age with preeclampsia in Margono Soekarjo Hospital Purwokerto in 2012 (2) To know the association of parity with preeclampsia in Margono Soekarjo Hospital Purwokerto in 2012 Methods: The study design using an observational analytic study with case-control approach. Research subjects are 52 women with preeclampsia and 52 women with normal blood pressure who meet the inclusion and exclusion criteria. Research data were using secondary data that medical records. Statistical test used is Chi Square Results: There is a significant association of age <20 with the incidence of preeclampsia (p=0,035; OR=3,333; CI 95% 1,088-10,210). There is a relationship of age> 35 years with the incidence of preeclampsia (p=0,024; OR=0,347; CI 95% 0,139-0,871). At parity 0 has a significant with the incidence of preeclampsia (p=0,007; OR= 2,537; CI 95%,1,060-6,070). There is a significant association of parity> 5 with the incidence of preeclampsia (p=0,007; OR=0,205; CI 95% 0,062-0,679). Conclusions: (1) There is an association between maternal age with preeclampsia in Margono Soekarjo Hospital in 2012. (2) There is an association between parity with preeclampsia Margono Soekarjo Hospital in 2012
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save