Home
Login.
Artikelilmiahs
5979
Update
ENDANG PERMANA
NIM
Judul Artikel
KAJIAN PENGGUNAAN BATU KAPUR SEBAGAI AGREGAT KASAR DAN KAPUR PADAM SEBAGAI FILLER PADA CAMPURAN LASTON ASPHALT CONCRETE WEARING COURSE (AC-WC)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Batu kapur merupakan material yang dapat digunakan untuk bahan campuran perkerasan jalan. Potensi batu kapur di daerah Palimanan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, memiliki ketersediaan yang sangat melimpah sehingga dapat memberikan peluang alternatif dalam penggunaannya sebagai material dalam pembuatan campuran aspal pada suatu perkerasan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah material batu kapur dapat memenuhi standar Bina Marga 2010 pada penggunaannya sebagai agregat kasar dan kapur padam sebagai filler pada campuran Laston AC-WC, selain itu juga untuk mengetahui nilai koefisien permeabilitas pada campuran perkerasan jalan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen di laboratorium dengan mengacu kepada metode rancangan campuran standar Bina Marga 2010. Untuk menentukan Kadar Aspal Optimum (KAO), dilakukan pengujian Marshall yang menghasilkan nilai-nilai karakteristik Marshall. Pada benda uji KAO kemudian ditinjau juga nilai-nilai karakteristik Marshallnya dan nilai koefisien permeabilitas. Hasil pengujian menunjukkan bahwa batu kapur sebagai agregat kasar dan kapur padam sebagai filler memenuhi syarat standar Bina Marga 2010 dengan kadar aspal optimum 6,1%. Dimana pada pengujian memiliki nilai density 2,166 gr/cc, stabilitas 2338,49 kg, kelelehan (flow) 8,77 mm, Marshall Quotient (MQ) 269,98 kg/mm, rongga diantara agregat (VMA) 17,07 %, rongga terisi aspal (VFB) 75,43 %, rongga pada campuran (VIM) 4,20 %, dan nilai koefisien permeabilitas sebesar 1,8 x 10-4 cm/detik.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Limestone is a material that can be used for pavement mixture. Potential of limestone in the area palimanan, Cirebon, West Java, has a very abundant availability so as to provide alternative opportunities in its use as a material in the manufacture of asphalt mixture on a pavement. This study aims to determine whether the material can meet the standard of limestone Highways 2010 on its use as coarse aggregate and limestone filler in the mix outages as Laston AC-WC, and also to determine the coefficient of permeability in the pavement mixture. The method used in this study is the experimental method in the laboratory with reference to the standard mix design method Highways 2010. To determine the Optimum Bitumen Content (OBC), Marshall testing that produces the characteristic values of Marshall. The test specimen was later revised OBC also Marshallnya characteristic values and the coefficient of permeability. The test results indicate that the limestone as coarse aggregate and limestone filler outages as qualified standards Highways 2010 with optimum bitumen content 6,1%. Where the test has a density value of 2,166 g / cc, the stability of 2338,49 kg, flow (flow) 8,77 mm, Marshall Quotient (MQ) 269,98 kg / mm, the cavity between the aggregate (VMA) 17,07%, cavity filled with bitumen (VFB) 75,43%, the cavity on a mix (VIM) 4,20%, and the permeability coefficient of 1,8 x 10-4 cm / sec.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save