Home
Login.
Artikelilmiahs
5967
Update
AL FIKRI
NIM
Judul Artikel
KORELASI FREKUENSI KOLEKSI SEMEN TERHADAP KUALITAS SEMEN SEGAR SAPI LIMOUSIN DI BALAI INSEMINASI BUATAN LEMBANG
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian dilaksanakan di Balai Inseminasi Buatan Lembang Bandung dari tanggal 2 April sampai dengan 21 April 2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengetahui perbedaan kualitas semen antara ejakulat 1 dan ejakulat 2 dalam satu hari koleksi dan mengetahui korelasi kualitas semen antara ejakulat 1 dan ejakulat 2 dalam satu hari koleksi. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Kriteria data yang digunakan adalah sapi Limousin yang memiliki umur seragam 4 tahun, dengan kisaran berat badan 850 – 1200 kilogram. Jumlah sapi yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 12 ekor. Metode analisis menggunakan pengujian student (uji t) dan korelasi product moment. Analisis nonparametrik (kendall dan wilcoxon) digunakan untuk menguji warna semen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sapi pejantan Limousin yang dikoleksi dengan frekuensi koleksi 1 kali dan 2 kali menghasilkan rataan volume, motilitas, konsentrasi dan pH secara berturut-turut sebesar 5,6 ± 1,64 ml, 66,1 ± 8,547 %, 1130,9 ± 278,258 x 106, dan 6,4 ± 0,162 pada semen yang dikoleksi dengan frekuensi penampungan 1 kali, serta 5,1 ± 133 ml, 65 ± 9,186 %, 925,5 ± 293,184 x 106, dan 6,4 ± 0,132 pada semen yang dikoleksi dengan frekuensi koleksi 2 kali. Hasil penelitian warna semen segar rata-rata berwarna susu. Nilai korelasi frekuensi koleksi dengan volume, motilitas, konsentrasi, dan pH secara berturut-turut sebesar 0,231293, 0,159209, 0,131172487, dan 0,247479. Frekuensi koleksi semen pada ejakulat pertama dan kedua tidak memiliki pengaruh nyata (P.0,05) terhadap volume, motilitas, pH dan warna tetapi berpengaruh nyata terhadap konsentrasi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The research was conducted in the Central of Artificial Insemination in Lembang, Bandung from April 2, 2013 to 21 April 2013. The purpose of this study was to determine the difference and Its correlation between semen quality of first and second ejaculate in one day collection. The method used was a survey. Data criteria used was Limousin cattle that have a uniform age of 4 years, with a weight range between 850-1200 kg. The number of cattle used in this study was 12 bulls. Methods of analysis using Student Testing (test T) and product moment correlation. Non parametric analysis (Kendall and Wilcoxon) was used to test the semen color. Results showed that Limousin bulls collected of one and two times gave a mean volume, motility, concentration and pH of 5.6 ±1.64 ml; 66.1± 8.55%; 1130.9±278.26 million; and 6.4±0.16 and 5.1±13 ml; 65.0±9.19 %; 925.5±293.18 million and 6.4±0.13, respectively. Fresh semen color similar to the milk color. Collection frequency correlation value of volume, motility, concentration and pH was 0.231293; 0.159209; 0.131172487, and 0.247479, respectively. Ejaculated semen collection frequency on the first and the second did not have a significant effect (P> 0.05) on the volume, motility, pH and color. However, they had a significant effect (P<0.05) on the concentration.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save