Home
Login.
Artikelilmiahs
5914
Update
GIGIH NUR AKHMAD
NIM
Judul Artikel
ASOSIASI MOLUSKA DENGAN TUMBUHAN LAMUN DI PANTAI TIMUR PANGANDARAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Asosiasi Moluska dengan Tumbuhan Lamun di Pantai Timur Pangandaran”. Keberadaan ekosistem padang lamun sangat penting bagi kelangsungan kehidupan biota laut yang berasosiasi seperti Moluska. Moluska merupakan penghuni tetap padang lamun. Moluska memanfaatkan padang lamun sebagai tempat memijah, tempat tinggal (habitat), tempat mencari makan (feeding ground). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelimpahan dan jenis-jenis moluska dan lamun yang ditemukan di ekosistem lamun serta mengetahui jenis-jenis moluska yang berasosiasi dengan tumbuhan lamun di Pantai Timur Pangandaran, Jawa Barat. Penelitian dilakukan menggunakan metode transek kuadrat untuk menghitung jumlah serta kelimpahan moluska dan lamun. Analisis data untuk asosiasi menggunakan tabel kontingensi, chi-square, dan analisis asosiasi. Lamun yang ditemukan yaitu Cymodocea rotundata, Halodule pinifolia, dan Thalassia hemprichii dengan kerapatan berkisar antara 661 - 968 ind/m2. Moluska yang ditemukan di padang lamun pantai Timur Pangandaran terdiri dari 9 Ordo, 18 famili, 23 genus, dan 25 Spesies. Kelimpahan moluska yaitu berkisar antara 32,3 – 38,98 ind/m2. Asosiasi pasangan Spesies yang ditemukan yaitu Cymodocea rotundata dengan Vexillum sanguisugum, Halodule pinifolia dengan Nassarius cabrierensis, Thalassia hemprichii dengan Cypraea caurica, dan T. Hemprichii dengan Donax deltoides
Abtrak (Bhs. Inggris)
A study entitled "Mollusc Association with Seagrasses on East Coast Pangandaran". The presence of seagrass ecosystems is essential for marine life survival associated with Molluscs. Molluscs are sessile on seagrass bed. Molluscs utilize seagrass as a spawn, shelter (habitat), and foraging (feeding) grounds. The purpose of this study was to know abundance and types of mollusks and seagrass found in the ecosystem and to know the types of mollusc association with seagrass on East Coast Pangandaran, West Java. The study was conducted using square transect method to calculate number and abundance of molluscs and seagrass. Analysis for the association used contingency tables, chi-square, and association analysis. Cymodocea rotundata, Halodule pinifolia, and Thalassia hemprichii were found as seagrass with densities ranging between 661-968 ind/m2. Molluscs were found in seagrass East coast of Pangandaran consisted of 9 Orders, 18 Families, 23 Genera and 25 Species. Mollusc abundance ranged between 32.3-38.98 ind/m2. Species associations were found, namely couples Cymodocea rotundata with Vexillum sanguisugum, Halodule pinifolia with Nassarius cabrierensis, Thalassia hemprichii with Cypraea caurica, and T. hemprichii with Donax deltoides
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save