Home
Login.
Artikelilmiahs
5837
Update
HESTI MAULIANTI
NIM
Judul Artikel
PERBANDINGAN IMPLEMENTASI PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PNPM) MANDIRI PERKOTAAN DI DESA MAJIR DAN KELURAHAN SEMAWUNG KEMBARAN, KECAMATAN KUTOARJO, KABUPATEN PURWOREJO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kemiskinan di Indonesia merupakan kesenjangan kronis sejak dulu hingga saat ini, oleh karena itu pemerintah membuat salah satu kebijakan program yaitu PNPM Mandiri Perkotaan. Tujuan dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui perbandingan implementasi program dari segi keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan dari program PNPM Mandiri Perkotaan di Desa Majir dan Kelurahan Semawung Kembaran. Implementasi program PNPM – MP ini digambarkan dan dianalisis dengan model implementasi Indiahono yaitu kinerja implementasi dipengaruhi oleh kapasitas kelompok sasaran, kapasitas aparat pelaksana, kualitas komunikasi dan sosialisasi dan monitoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program PNPM Mandiri Perkotaan di Desa Majir telah berhasil diimplementasikan sedangkan di Kelurahan Semawung Kembaran kurang berhasil diimplementasikan. Hal ini dikarenakan pengaruh dari keempat faktor tersebut berjalan efektif sehingga kinerja implementasi dapat terlaksana dengan baik di Desa Majir dibanding di Kelurahan Semawung Kembaran yang keempat faktor tersebut kurang bersinergi sehingga kinerja implementasi kurang terlaksana dengan baik. Implikasi yang perlu disampaikan adalah perlu adanya monitoring yang lebih baik lagi yang dilakukan oleh pemerintah kelurahan di Semawung Kembaran sehingga dapat menunjang keberhasilan kinerja implementasi seperti di Desa Majir.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Poverty in Indonesia is a chronic gap from the past until now, therefore the government makes a policy program that is PNPM Mandiri Perkotaan. The purpose of this research is to compared the implementation of program in terms of success and failure implementation of the program PNPM Mandiri Perkotaan in Majir and Semawung Kembaran villages. Implementation of program PNPM Mandiri Perkotaan is described and analyzed with model implementation Indiahono that is implementation performance is affected by the capacity of the target group, the capacity of the implement agency, the quality of communication and also socialization and monitoring. The results showed that the implementation of PNPM Mandiri Perkotaan in Majir village has been more successfully implemented than Semawung Kembaran village less successfully implemented. It is because the influence of these four factors is effective so the performance of the implementation can be done well in Majir village compared Semawung Kembaran village, the fourth factor in the lack of synergy so that the performance of the implementation is less well implemented. The suggested implications need for better monitoring by the government in Semawung Kembaran village to support the successful implementation of such performance in Majir Village.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save