Home
Login.
Artikelilmiahs
5772
Update
HARFEN PURWANDANI
NIM
Judul Artikel
Studi Kehandalan Data Curah Hujan Satelit TRMM 3B42 Terhadap Data In-Situ Di Wilayah Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Perencanaan konstruksi bangunan hidro membutuhkan data hidrologi pada perencanaan, baik data debit maupun data hujan. Sering ditemukan kekosongan Data yang terjadi pada data debit atau data hujan. Data masukan yang tidak sesuai dapat mengakibatkan underestimate atau overestimate pada perancangan, bisa mengakibatkan membengkaknya biaya atau kontruksi yang tidak proporsional. Alternatif untuk mengisi kekosongan data pada data in-situ dicoba data 3B32 satelit TRMM untuk mengisi kekosongan data. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui karakteristik data in-situ, karakteristik data 3B42 satelit TRMM, dan Seberapa baik data 3B42 satelit TRMM terhadap data in-situ di Kabupaten Banyumas. Pengambilan data hujan satelit dilakukan dengan mengunduh dari websait resmi satelit TRMM, Pengambilan data hujan in-situ dilakukan dengan menghubungi Dinas PSDA sebai penyedia data hujan konvensional. Data dianalisis dengan analisa statistik untuk mendapatkan karakteristik masing-masing sumber data dan hubungan antara kedua sumber data hujan. Hasil penelitian terdapat perbedaan karakteristik antara data 3B42 satelit TRMM dan data in-situ dalam berbagai parameter satistik. Selisih rata-rata hujan yang terjadi berkisar antara 0 mm/hari sampai 15.83 mm/hari. Simpangan baku yang terjadi pada data 3B42 satelit TRMM 0 mm/hari sampai 36.55 mm/hari, simpangan baku pada data in-situ 0 mm/hari sampai 40.75 mm/hari. Selisih jumlah hari hujan yang terjadi antara -1 sampai dengan 21 hari. Koefisien korelasi(r) yang terjadi antara -0.18 sampai 0.70. Pada pola grafik CDF yang terbentuk menyatakan bahwa pada curah hujan rendah terdapat kemiripan, tetapi pada curah hujan tinggi terdapat bias yang bervariasi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Hydro construction planning requires the planning of hydrological data, both the data flow and rainfall data. Data is often found vacancy occurring in the flow data or rainfall data. Data input may cause them to underestimate or overestimate the design, can lead to cost overruns or construction disproportionate. Alternatives to fill the data gaps in the data in-situ, satellite TRMM 3B32 data is attempted to fill the data gaps. The research objective was to determine the characteristics of the data in-situ, satellite TRMM 3B42 data characteristics, and How well the data 3B42 TRMM satellite to the data in-situ in Banyumas. Satellite rainfall data retrieval is done by downloading from the official website TRMM satellite. Rainfall data in-situ collection was performed by contacting the PSDA as conventional rainfall data provider Data were analyzed with statistical analysis to obtain the characteristics of each data source and the relationship between the two sources of rainfall data. The results are characteristic differences between the data 3B42 TRMM satellite and in-situ data is in the range of parameters satistik. Difference in average rainfall ranging between 0 mm/day up to 15.83 mm/day. Standard deviation that occurs in the data satellite TRMM 3B42 0 mm/day up to 36.55 mm/day, the standard deviation of the data in-situ 0 mm/day up to 40.75 mm/day. Difference in number of rainy days that occur between -1 to 21 days. The correlation coefficient (r) which occurs between -0.18 to 0.70. At CDF chart pattern that forms state that the low rainfall there are similarities, but there is a high rainfall varying bias.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save